Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data Juni: 117.000 Unit Rumah Subsidi FLPP Telah Terealisasi

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 01:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Data Juni: 117.000 Unit Rumah Subsidi FLPP Telah Terealisasi Doc: Antara
Ket. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dan Menteri PKP Maruarar Sirait saat ditemui usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian PKP, Bank Mandiri, dan BP Tapera di Jakarta, Kamis (26/6).

Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaporkan penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terealisasi sebanyak 117 ribu unit per 26 Juni 2025.

“Realisasi penyerapan 117 ribu unit per hari ini,” kata Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Bank Mandiri, dan BP Tapera di Jakarta, Kamis (26/6).

Sebagai catatan, kuota rumah subsidi FLPP ditingkatkan dari 220 ribu unit menjadi 350 ribu unit untuk tahun ini. Per 26 Juni, penyaluran yang terealisasi mencapai 117 ribu unit.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara meminta BP Tapera untuk mengakselerasi penyaluran rumah subsidi, mengingat waktu untuk memenuhi target tahun ini tersisa enam bulan.

Menteri Ara berpesan agar BP Tapera bekerja keras untuk mencapai sisa target 233 ribu unit rumah subsidi.

“Masih ada sekitar 240 ribu unit dalam enam bulan ke depan. Pak Heru, kerja keras, ya,” ujarnya.

Sementara itu, dari alokasi 350 ribu unit, sebanyak 25 ribu unit kuota rumah subsidi melalui skema FLPP dialokasikan kepada Bank Mandiri.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyebut pihaknya menerima alokasi terbesar untuk penyaluran FLPP rumah subsidi.

Target tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan, yakni sebesar 484 persen dibandingkan realisasi penyaluran KPR FLPP Bank Mandiri pada tahun 2024 yang mencapai 4.284 unit.

Salah satu bentuk penyaluran FLPP Bank Mandiri tahun ini menyasar segmen pegawai internal, baik pegawai Bank Mandiri maupun karyawan dari seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Mandiri Group.

Menurut Darmawan, dari total karyawan grup Mandiri sebanyak 104.000 orang, karyawan yang belum memiliki rumah terdata sekitar 21.000 orang. “Karena itu kan yang baru bergabung menjadi karyawan Mandiri,” ucapnya.

Meski begitu, Bank Mandiri tidak menetapkan kuota khusus karyawan. Darmawan hanya memastikan kuota FLPP ini tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

Bank Mandiri pun optimistis pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien, mengingat jaringan anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia serta dukungan jaringan kantor cabang dan platform digital Bank Mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.