Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rutan Lubuk Sikaping Panen Kacang Tanah, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional

📅 Minggu, 22 Jun 2025, 19:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rutan Lubuk Sikaping Panen Kacang Tanah, Wujud Dukung Ketahanan Pangan Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping Resman Hanafi saat melakukan panen kacang tanah upaya dukungan program ketahanan pangan, Minggu (22/6/2025).

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat melakukan panen kacang tanah periode kedua secara bertahap, Minggu.

Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping Resman Hanafi, Minggu mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pemanfaatan lahan kosong pekarangan sekitar 500 meter persegi untuk menanam kacang tanah sebagai wujud dukungan program ketahanan pangan.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam mengaktualisasikan secara berkelanjutan terhadap Ast cita Presiden RI melalui program akselerasi Menteri Imipas Agus Andrianto yang berfokus pada pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menghasilkan produk UMKM," terang Resman Hanafi.

Panen kacang tanah ini, kata dia, dilakukan dengan melibatkan langsung jajaran pegawai, serta para WBP yang telah mengikuti proses budidaya sejak awal.

"Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat, menghasilkan sekitar 120 kilogram kacang tanah," ujarnya.

Seluruh hasil panen kacang tanah itu, katanya kemudian dijemur guna mengurangi kadar air dan menjaga kualitas.

"Rencananya, kacang tanah tersebut akan diolah menjadi produk makanan khas berupa kacang rendang-produk UMKM unggulan yang akan dipasarkan sebagai hasil karya WBP binaan Rutan Lubuk Sikaping," katanya.

Dia menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan media pembinaan dan pelatihan keterampilan kerja yang nyata bagi para WBP.

"Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat," katanya.

Sebagai tindak lanjut, program panen dan pengolahan hasil pertanian akan terus dikembangkan.

"Warga binaan yang terlibat pun direncanakan menerima premi dari keuntungan penjualan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka," katanya.

Lewat program ini, lanjut dia, langsung diberikan edukasi kepada WBP sejak penanaman bibit hingga masa panen, kacang tanah tumbuh dengan baik dan subur.

Saat ini kata dia ada 134 warga binaan yang berada didalam Rutan kelas IIB Lubuk Sikaping.

"60 persen merupakan tahanan dengan kasus narkotika. Makanya kita lakukan pengawasan dan perketat seluruh aktifitas warga binaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.