Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan siswa SMA Tabalong ikuti pembekalan wawasan kebangsaan

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Puluhan siswa SMA Tabalong ikuti pembekalan wawasan kebangsaan Doc: ANTARA/HO-Medcen Kalsel
Ket. Sejumlah pelajar SMA mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel bersama Kesbangpol Kabupaten Tabalong di Tabalong, Sabtu (21/6).

Tanjung, Kalsel -- Sebanyak 50 pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan.

Ketua Bidang Promosi dan Pengkaderan Kepemimpinan dari Ikatan Alumni Lemhannas RI (IKAL) DPD Kalsel Nanang Elva Julianoor Putra dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan pelajar SMA merupakan generasi muda sebagai penjaga bangsa pada masa depan.

"Generasi muda bukan hanya pewaris bangsa, tetapi juga penjaga, pemimpin masa depan yang harus dipersiapkan dengan pemahaman mendalam tentang Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan keutuhan NKRI," katanya.

Sebagai informasi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalsel bersama Kesbangpol Kabupaten Tabalong menggelar pembekalan wawasan kebangsaan bagi puluhan pelajar SMA.

Tercatat, sebanyak 50 pelajar dari SMA Negeri 2 Tanjung, SMK Negeri 1 Tanjung, dan MAN Tabalong mengikuti kegiatan pembekalan tersebut dengan menghadirkan Nanang sebagai narasumber.

Nanang menuturkan wawasan kebangsaan merupakan semangat hidup yang tercermin pada kehidupan setiap hari menyangkut kepedulian dan kecintaan terhadap bangsa.

Pembekalan wawasan bangsa bagi pelajar merupakan forum penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman, seperti pengaruh globalisasi, krisis identitas, hingga maraknya penyalahgunaan narkoba.

Ia mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang membangun bangsa dengan ilmu, integritas, dan cinta tanah air.

"Menjaga NKRI bukan hanya soal senjata, tapi soal kesadaran, tanggung jawab, dan keberanian berkata tidak pada segala yang merusak diri dan bangsa," tuturnya.

Nanang menyampaikan empat pilar utama wawasan kebangsaan, meliputi stabilitas sosial, keamanan nasional, pencegahan konflik, dan pembentukan karakter menjadi dasar penting membentuk generasi tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel menunjukkan komitmen mendukung penguatan karakter bangsa pada kalangan pelajar dengan mengadakan pembekalan wawasan bangsa secara rutin yang menyasar siswa SMA di berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.