Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bulukumba tangani stunting secara kolaboratif

📅 Sabtu, 21 Jun 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Pemkab Bulukumba tangani stunting secara kolaboratif Doc: ANTARA/HO-Kominfo Blk
Ket. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

Makassar -- Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan, penanganan stunting di wilayah  dilakukan secara kolaboratif, untuk mengejar target zero stunting.

"Penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang dilakukan secara kolaboratif. Tanpa kolaborasi yang baik, maka Bulukumba zero stunting sulit diwujudkan," kata bupati Bulukumba yang akrab disapa Andi Utta saat dikonfirmasi dari Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, pihak pemda dan masyarakat harus malu dengan angka stunting yang sangat tinggi. Karena itu, dengan rasa malu itu semua pihak harus bekerja sama untuk menekan angka prevalesi stunting di Bumi Panrita Lopi ini.

"Kalau kita malu, mari sama-sama kerjakan. Harta kita tidak akan berkurang karena membantu orang yang susah. Harus kita tanamkan, kita diberi berkah oleh Allah, maka kita harus berbagi," ujarnya.

Menurut dia, pentingnya penanganan stunting ini secara kolaboratif dengan melibatkan semua pihak, terutama adanya bapak angkat anak dtunting (BAAS) yang telah dibentuk sejak 2023 lalu.

Karena itu, dia mengajak semua elemen untuk tetap peduli dalam pencegahan dan penanganan stunting, salah satu cara dengan menggelar lelang penangan stunting seperti yang dilakukan malam lalu yang menghasilkan alokasi anggaran Rp474,8 juta dalam 30 menit untuk membiayai 295 orang anak balita yang berpotensi ataupun berstatus stunting.

"Saya apresiasi semua pihak yang bekerja maksimal dalam menurunkan angka stunting, termasuk bantuan CSR perusahaan," ujar Andi Utta.

Pemkab Bulukumba telah menurunkan angka stunting sebesar 8, 5 persen pada 2024, yakni dari angka prevalensi stunting 33,7 persen pada  2023, kemudian turun menjadi 25,2 persen di akhir 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Nasional
Jelang HUT ke-81 TNI, Pangl...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.