Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Syahbandar Labuan Bajo ingatkan nakhoda waspadai jarak pandang saat berlayar

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 11:50 WIB | Oleh:
Syahbandar Labuan Bajo ingatkan nakhoda waspadai jarak pandang saat berlayar Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Suasana perairan laut di Pulau Komodo kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (18/6).

Labuan Bajo -- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mengingatkan para nakhoda kapal wisata dan kapal lainnya agar mewaspadai jarak pandang yang terbatas dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Kalau untuk situasi perairan laut saat ini aman," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu malam.

Ia menambahkan, peringatan tersebut telah disampaikan melalui Notice to Mariners (NtM) atau pemberitahuan kepada nakhoda kapal tentang Antisipasi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Diberitahukan kepada kapal-kapal yang berlayar di perairan Taman Nasional Komodo mulai tanggal 18 Juni 2025 kemungkinan jarak pandang terbatas akibat intensitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores yang semakin meningkat," katanya.

Selain mengingatkan jarak pandang yang aman serta bernavigasi yang baik, Stephanus juga meminta nakhoda kapal agar memperhatikan perkembangan cuaca melalui laman https://peta-maritim.bmkg.go.id/ofs/.

Lebih lanjut ia juga menekankan agar para nakhoda dan awak kapal memastikan kelaiklautan kapal dan berlindung jika terjadi cuaca buruk.

"Berlindung dan berlabuh jangkar apabila jarak pandang terbatas dan melanjutkan perjalanan kembali setelah jarak pandang normal," ujarnya.

Ia juga meminta agar nakhoda dan awak kapal untuk memberitahukan kepada kapal-kapal lainnya jika mengetahui adanya bahaya cuaca dan berkoordinasi dengan Syahbandar dan Basarnas jika mengetahui cuaca semakin buruk.

"Syahbandar akan mengeluarkan pemberitahuan penundaan keberangkatan kapal atau surat persetujuan berlayar (SPB) jika kondisi cuaca dinilai semakin memburuk," katanya.

Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan hasil analisis visual dan instrumental menunjukkan peningkatan aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, NTT.

"Sehingga tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki masih tetap pada Level IV (Awas)," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam laporan khusus perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Level IV (Awas) tanggal 18 Juni 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.