Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Benahi SPMB agar Mudahkan Orangtua Daftar

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Perlu Benahi SPMB agar Mudahkan Orangtua Daftar Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Wali murid mengunjungi posko pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 milik Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I di SMK Negeri 26 Jakarta, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (18/6).

JAKARTA – Dinas Pendidikan Jakarta punya pekerjaan besar untuk memperbaiki agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 lebih simpel. Banyak orangtua murid saat ini resah karena dipusingkan SPMB. Mereka belum terbiasa, rumit, dan sering salah klik, sehingga salah pilih sekolah.

Maka, tak heran bila Posko SPMB ramai dikunjungi orangtua. Mereka kebingungan karena ditolak sistem. Penyebabnya masalah Kartu Keluarga (KK). Salah satunya warga asal Jatinegara, Bayu (55), mengaku kesulitan mendaftarkan anaknya ke SD. Dia terus ditolak sistem saat melampirkan KK.

“Jadi saya mendaftarkan anak. Tapi saat verifikasi malah ditolak sistem karena data yang sesuai dengan kartu keluarga,” kata Bayu. Dia ditemui di posko pelayanan SPMB Jakarta Timur I yang berlokasi di SMK Negeri 26 Jakarta, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.

Bayu menyebut, alamat kartu keluarganya tahun ini berubah karena tempat tinggal lamanya digusur. “Saya sudah lama menjadi warga Jatinegara. Ini pindah tak jauh, jadi hanya beda RT dan RW. Sedangkan kelurahan dan kecamatan tetap sama, tapi tidak lolos juga,” ujar Bayu.

Lalu, Bayu mendatangi kantor kelurahan dan diminta untuk langsung mengadukan permasalahan tersebut ke posko SPMB Jakarta Timur. Bayu diminta untuk mendaftarkan kembali anaknya dengan mencantumkan dua alamat saat proses verifikasi.

“Katanya bisa daftar lagi dengan membuat akun baru. Selanjutnya, dilampiri dua alamat yang lama dan baru, buat bukti nanti bila verifikasi,” ujar Bayu. Hal serupa dialami Mayang (35) yang mengaku ditolak sistem karena masalah alamat baru di KK.

“Alamat saya memang baru banget, ternyata kata petugas pembaruan itu dihitung 16 Juni 2024, tapi nanti dicoba daftar lagi pakai dua alamat dicantumkan saat verifikasi,” kata Mayang. Adapun pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) sudah dimulai sejak 16 Juni hingga 10 Juli.

Alamat dan nomor telepon posko Penerimaan Murid Baru (PMB) dapat diakses melalui media informasi resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026 dengan tautan: disdik.jakarta.go.id dan spmb.jakarta.go.id.

Cabut Nama

Sementara itu, orangtua lainnya minta nama anaknya dicabut dari sistem. Salah satunya dilakukan warga Cipinang Muara, Riyanti (38). Dia mengaku salah memilih sekolah untuk anaknya, sehingga lokasinya jauh dari tempat tinggalnya.

Menurutnya, awalnya mau daftar di SD wilayah Cipinang, tapi salah klik, jadi yang terpilih SD di wilayah Duren Sawit. “Saya bingung karena SD Duren Sawit, jaraknya jauh dari rumah,” kata Riyanti. Dia ditemui di posko pelayanan SPMB Jakarta Timur I yang berada di SMK Negeri 26 Jakarta, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu.

Riyanti menyebut pendaftaran ini merupakan pengalaman pertamanya, sehingga masih bingung. Dia terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan pendaftaran, sehingga salah. Saat menyadari kesalahannya, Riyanti langsung mendatangi posko pelayanan Sudin Pendidikan I.

Dia minta bantuan agar nama anaknya yang sudah tercantum di sekolah terdaftar, dikeluarkan dari sistem SPMB Jakarta. Dia ke posko biar dibantu. Riyanti ingin nama anaknya dikeluarkan saja dari sekolah yang sudah dipilih, supaya bisa dapat memilih ulang sekolah.

Sayangnya, pendaftaran sekolah melalui sistem tak bisa sembarangan diatur oleh panitia, sekolah, ataupun jajaran Sudin Pendidikan Jakarta Timur. “Tadi ketika ketemu panitia belum bisa langsung pindah. Harus tunggu dulu sampai nama anak saya tidak muncul di dalam sistem SPMB. Jadi semacam terlempar dulu, baru nanti bisa daftar lagi kalau masih ada kesempatan,” jelas Riyanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.