Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ikan Melimpah, Tapi Tak Laku? Pemkab Agam Gelar Pelatihan Masak!

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 15:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ikan Melimpah, Tapi Tak Laku? Pemkab Agam Gelar Pelatihan Masak! Doc: ANTARA
Ket. Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam sedang melatih warga mengolah ikan jadi bakso, Rabu (18/4/2025).

LUBUK BASUNG – Dengan mengolah ikan menjadi berbagai produk seperti abon, kerupuk, atau nugget, nilai jualnya bisa meningkat secara signifikan dibandingkan menjual ikan segar. Usaha pengolahan ikan dapat menjadi sumber mata pencaharian baru bagi masyarakat, terutama di daerah yang memiliki potensi perikanan yang besar.

Keterampilan mengolah ikan memungkinkan masyarakat untuk menyimpan dan mengawetkan ikan lebih lama, sehingga ketersediaan pangan tetap terjaga. Pelatihan olahan ikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi ikan dan membuat ikan lebih menarik untuk dikonsumsi.

Pemerintah Kabupaten Agam Sumatera Barat melaluiDinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempatmelatih warga dengan keterampilan olahan ikanuntuk meningkatkan minat masyarakat makan ikan dan membuka usaha baru.

"Pelatihan itu kita adakan di nagari atau desa dengan menghadirkan warga sekitar," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira didampingi Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Hasil Olah Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Erianto di Lubuk Basung, Rabu (19/6).

Ia mengatakan pelatihan itu telah diadakan sebanyak tiga kali di Nagari Tiku Lima Jorong, Dalko dan Panta Pauh selama Januari sampai Juni 2025.

Di Nagari Tiku Lima Jorong, tambahnya, pelatihan cara membuat empek-empek dari ikan lele.

Sedangkan di Nagari Dalko pelatihan cara membuat bakso dari ikan laut dan Nagari Panta Pauh pelatihan cara membuat siomay dari ikan laut.

"Kita menyediakan bahan baku, menghadirkan pelatih dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam," katanya.

Ia menambahkan pada tahun sebelumnya mengadakan pelatihan sebanyak lima kali.

Pelatihan itu dalam rangka sosialisasi gemar makan ikan, karena ikan tidak saja bisa digoreng, gulai dan bakar, tetapi bisa diolah menjadi berbagai makanan berupa bakso, abon, siomay dan lainnya.

Dengan cara itu, tingkat konsumsi ikan meningkat di Agam, sehingga bisa meningkatkan gizi keluarga, mengantisipasi stunting dan anak menjadi cerdas.

Selain itu bisa membuka usaha baru bagi masyarakat, sehingga pendapatan mereka bertambah.

"Saat ini ada warga yang membuka usaha bakso ikan di Nagari Lubuk Basung dan masih banyak binaan kita yang masih bertahan berjualan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.