Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinggalkan Energi Kotor, Proyek Gasifikasi Nias Segera Dibangun, Dimulai dengan Land Clearing

3 Selasa, 17 Jun 2025, 08:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tinggalkan Energi Kotor, Proyek Gasifikasi Nias Segera Dibangun, Dimulai dengan Land Clearing Tinggalkan Energi Kotor, Proyek Gasifikasi Nias Segera Dibangun, Dimulai dengan Land Clearing Doc: PLN EPI
Ket. PT. LNG Nias Gasifikasi,melakukan proses pembersihan lahan (land clearing) sebagai awal tanda dimulainya konstruksi proyek gasifikasi klaster Nias pada Rabu (11/6)

JAKARTA –Pengembangkan infrastruktur LNG di Klaster Nias, Sumatera Utara segera dimulai. Hal itu ditandai dengan proses pembersihan lahan (land clearing) sebagai awal tanda dimulainya konstruksi proyek gasifikasi klaster Nias pada Rabu (11/6). Langkah ini penting untuk memastikan bahwa proyek konstruksi pembangunan infrastruktur rantai pasok Liquefied Natural Gas (LNG) dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan rencana.

Hadir dalam Acara tersebut Jajaran Manajemen PLN Grup, yakni PT Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PLN Nusantara Power, Manager PLN UP3 Nias Leonard Tulus Panjaitan bersama Walikota Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, Wakil Walikota Gunungsitoli Martinus Lase, Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, Kepala Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli Parada Situmorang, DANDIM 0213 / Nias Letkol Inf.Torang Parulian Malau.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara menjelaskan, proyek gasifikasi ini merupakan program strategis nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber energi yang lebih bersih dan efisien. Dukungan Pemerintah Daerah menjadi faktor krusial dalam keberhasilan proyek ini.

“Dengan target penyelesaian dalam dua tahun, proyek gasifikasi klaster Nias diharapkan menjadi titik balik dalam pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan, ekonomis, dan modern di Sumatera Utara," ujar Iwan.

Proyek ini akan menyediakan gas alam cair (LNG) untuk satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 34,4 MW pada tahap awal, yang kemudian akan ditingkatkan hingga mencapai kapasitas total 59,4 MW.

Pemerintah Kota Gunungsitoli menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun wilayah kepulauan. Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli menegaskan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh pelaksanaan proyek, terutama dalam hal perizinan dan sinkronisasi tata ruang.

“Kami siap mendukung penuh proses percepatan ini karena proyek ini bukan hanya milik PLN atau Kota Gunungsitoli, tetapi bagian dari proyek strategis nasional yang akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.

Sowa’a juga menilai bahwa peralihan dari BBM ke Gas akan membawa dampak positif bagi lingkungan dan kualitas udara, karena emisi karbon dioksida yang dihasilkan jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya.

“Mari kita sambut baik, mari kita dukung. Ini untuk masyarakat, untuk Kepulauan Nias maka harus kita dukung penuh," tandasnya.

Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus Panjaitan menjelaskan bahwa sistem kelistrikan di Kepulauan Nias saat ini masih bersifat isolated, belum terhubung dengan jaringan listrik Sumatera. Total daya mampu sistem saat ini sekitar 62,9 MW, dengan beban puncak yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi.

Lebih lanjut, Leonard mengatakan bahwa proyek gasifikasi ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat kapasitas pembangkit, tetapi juga untuk menciptakan sistem kelistrikan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penggunaan LNG sebagai bahan bakar utama akan secara signifikan menekan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan roadmap dekarbonisasi dan target Net Zero Emission (NZE) Nasional.

Adapun proyek ini dikembangkan PT. LNG Nias Gasifikasi, Special Purpose Company (SPC) yang didirikan PLN Energi Primer Indonesia bersama PT Berkat Samudra Gemilang Lines (BSGL).

Proyek infrastruktur LNG ini berlokasi di Kota Gunungsitoli dan akan diimplementasikan secara bertahap sesuai rencana kerja. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, proyek ini diharapkan dapat segera memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi dan kualitas hidup masyarakat Nias.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Perkembangan Inflasi Indonesia pada Oktober 2026

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...

Gencatan Senjata Lokal di Kherson Berakhir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gencatan Senjata Lokal di K...
Luar Negeri
Partai Komunis Tiongkok aka...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.