Seorang Haji Asal Kota Mataram Meninggal saat Tiba di Bandara Lombok

Minggu, 15 Jun 2025, 18:32 WIB

MATARAM - Seorang haji asal Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, atas nama ST Fatimah Muhamad (58) meninggal dunia setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, pada Sabtu (14/6) petang akibat komplikasi hipertensi.

Asisten I Setda Kota Mataram H Lalu Martawang mengatakan, almarhumah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Lombok itu sempat mendapatkan pertolongan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, setelah turun dari pesawat.

Ket. Foto: Jemaah haji — Sumber: antara foto

“Namun, nyawanya tak dapat diselamatkan akibat kondisi yang didiagnosis mengalami hypertensive emergency. Semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga yang di tinggalkan selalu sabar,” katanya di Lombok, Minggu (15/6).

Dengan adanya seorang haji Mataram yang meninggal tersebut, maka jumlah jamaah haji Kloter 3 yang meninggal dunia menjadi tiga orang karena dua di antaranya meninggal di Tanah Suci, sebelum melaksanakan puncak ibadah haji. “Sedangkan, Fatimah wafat setelah tiba di tanah air," katanya.

Kendati ada musibah tersebut, proses penyambutan jamaah haji Kloter 3 Kota Mataram dari Pemerintah Kota Mataram tetap dilaksanakan di Gedung Bir Ali, Asrama Haji Embarkasi Lombok.

Jamaah diterima langsung oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana bersama jajarannya serta jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram dan Provinsi NTB.

Wali Kota Mataram dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada jamaah atas perjuangan mereka menunaikan rukun Islam kelima.

Wali kota juga menyoroti perubahan sistem pelayanan haji tahun ini, menggantikan sistem sebelumnya menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah. “Kami memahami betapa tidak mudahnya menyesuaikan diri dengan sistem baru tersebut,” katanya.

“Namun, semua itu harus dimaknai sebagai ujian dan cobaan untuk menumbuhkan kesabaran serta tawakal kita kepada Allah SWT,” ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Mataram juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan semua haji yang wafat agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta haji mereka dinilai sebagai haji yang mabrur.

Wali kota juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan haji tahun ini. “Kami bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) akan terus mengevaluasi dan memperbaiki penyelenggaraan haji ke depan, demi kenyamanan dan keselamatan para calon tamu Allah,” katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kabar Duka! Satu Orang di Maumere Ditemukan Meninggal Dunia Akibat Gempa

Temuan Baru! Peneliti Australia Temukan Cara Cegah Malaria, Ubah Gigitan Nyamuk Mematikan Jadi Booster Imun

Energi Surya Harus Jadi Andalan! IESR Ungkap Pentingnya Pembangunan PLTS

The Script Gelar Konser Lagi di GBK Jakarta! Catat Tanggalnya!

Keren! Niken Anjani Kembali Eksis di Film Bernuansa Hukum, Simak Peran Terbarunya

Liga Inggris: Manchester United Bangkit, Carrick Ingin Ubah Momentum Jadi Era Baru

Breaking! BMKG Ingatkan Ancaman Tsunami hingga 3 Meter di NTT, NTB dan Sulsel

Gempa Dahsyat dengan Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Bupati Keluarkan Imbauan Penting untuk Warga

Semoga Tidak Ada Jatuh Korban, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo NTT

Terobosan Inovatif Pemprov Jabar, Fitur Imah Aing di Sapawarga Permudah Laporan Masyarakat di Rutilahu

Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!

Pelestarian Adat dan Budaya Keraton, Ada Potensi Ekraf di Dalamnya

Garuda Pertiwi U-16 Menggila, Arab Saudi Dihantam 7-0 di Srikandi Merdeka Cup 2026

75 Paskibraka Dikukuhkan untuk Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Semarak HUT ke-81 RI, Merah Putih 1.200 Meter Membentang di Bogor

Penerbangan Komersial Kembali Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Musim Baru Liga Inggris: Arsenal Bidik Gelar Beruntun di Tengah Pergantian Pelatih Tim-Tim Rival

BIAS 2026 di Cimahi Sasar 16.723 Siswa SD dan SMP

Gawat! Judol Incar Anak-anak, Para Orang Tua Wajib Awasi Ponsel

Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.