Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perangi Stunting, BGN Tingkatkan Program MBG untuk 3B di Palembang

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perangi Stunting, BGN Tingkatkan Program MBG untuk 3B di Palembang Doc: Antara
Ket. Foto bersama tim BGN saat sosialisasi program MBG di Palembang, Minggu (15/6).

Palembang - Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengupayakan peningkatan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada
penerima manfaat non-peserta didik, yakni ibu menyusui, ibu hamil, dan balita (3B) di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Berdasarkan data yang ada penerima manfaat non-peserta didik dari 3B masih rendah, untuk itu kami terus melakukan berbagai upaya percepatan penerima manfaat program MBG itu," kata Direktur Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana setelah melakukan sosialisasi program itu di Palembang, Ahad (15/6).

Dia menjelaskan penerima bantuan program MBG memang fokus pada peserta didik, tetapi juga menyasar kelompok rentan lainnya, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Penerapan program tersebut di lapangan, katanya, mungkin belum menyeluruh, namun pemerintah terus berupaya menjangkau semua kelompok yang membutuhkan.

Menurut dia, program MBG bukti nyata komitmen pemerintah membangun generasi unggul menuju Indonesia emas 2045.

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang ditunjuk pemerintah sebagai mitra dalam memperluas implementasi makan bergizi gratis kepada penerima manfaat peserta didik dan nonpeserta didik atau 3B.

Untuk memperluas implementasi program MBG, pihaknya menggandeng berbagai pihak, masyarakat setempat, serta melakukan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau pelaku usaha di daerah.

"Program MBG membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan tata kelola yang profesional untuk mencapai potensi maksimalnya, oleh karena itu perlu berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan," kata Tengku Syahdana.

Deputi Promosi dan Kerja Sama BGN Nyoto Suwignyo mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan para pemangku kepentingan terkait, seperti pemerintah pusat, daerah, swasta, perguruan tinggi, serta media massa untuk menyukseskan pelaksanaan program tersebut.

Badan Gizi Nasional berkomitmen terus bekerja sama dengan berbagai pihak guna mewujudkan program MBG sebagai investasi nyata bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.