Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jateng Kerja Sama dengan Tiga Provinsi Senilai Rp2,1 Triliun

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jateng Kerja Sama dengan Tiga Provinsi Senilai Rp2,1 Triliun Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Gubernur Riau Ansar Ahmad, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, usai penandatanganan kerja sama antardaerah.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun kerja sama ekonomi dengan Provinsi Riau, Lampung, dan Maluku Utara dengan nilai kerja sama yang mencapai sekitar Rp2,1 triliun selama empat tahun.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, di Semarang, Minggu (15/6), mengatakan kerja sama yang dilakukan, meliputi berbagai bidang sesuai dengan best practices dan tipologi masing-masing daerah.

Untuk tahap awal, bidang yang dikerjasamakan meliputi investasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, dan badan usaha milik daerah (BUMD).

Penandatanganan kesepakatan telah dilakukannya dengan Gubernur Riau Ansar Ahmad, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos.

Ia menyebutkan nilai kerja sama di empat bidang yang dikerjasamakan mencapai sekitar Rp600 miliar per tahun, dan selama empat tahun diperkirakan nilai kerja samanya mencapai Rp2,1 triliun.

Selain empat bidang yang akan dikerjasamakan, kata dia, masih ada tiga bidang yang bisa dikerjasamakan lagi, meliputi pariwisata, perindustrian dan perdagangan, serta pertanian dan perkebunan.

Menurut dia, kerja sama tersebut akan menjalin konektivitas antardaerah yang berdampak positif pada peningkatan efektivitas sehingga mampu menumbuhkembangkan ekonomi di masing-masing wilayah.

"Ini juga akan menstabilkan terkait dengan investasi. Kalau kita mempunyai kerja sama, maka akan mendukung terkait dengan pertumbuhan ekonomi baru," katanya.

Ia berharap kerja sama antardaerah yang ditandatangani bersama di Kepulauan Riau itu bisa menjadi "role model" untuk kerja sama serupa dengan wilayah yang lain.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan bahwa etiap daerah memiliki potensi masing-masing yang akan dipadukan melalui kesepakatan bersama tersebut.

Ia menjelaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah melakukan pembahasan draft awal untuk realisasi kerja sama yang nantinya akan diperdalam lagi dengan memanfaatkan potensi pasar di luar daerah.

"Gubernur Jateng akan menakhodai ini sampai nanti kita perluas dengan provinsi yang lain. Juga bagian usaha kita secara konsisten untuk mengimplementasikan Astacita Presiden," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.