Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Bencana hidrometeorologi picu ratusan korban di awal Juni

📅 Sabtu, 14 Jun 2025, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB: Bencana hidrometeorologi picu ratusan korban di awal Juni Doc: Andi Firdaus

Jakarta, 13/6 (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tiga kejadian bencana hidrometeorologi yang memicu ratusan korban jiwa hingga bangunan rusak di sejumlah daerah sampai dengan pekan kedua Juni 2025.

Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB di Jakarta Jumat malam melaporkan, sejumlah kejadian bencana yang terjadi hingga pukul 07.00 WIB, seiring meningkatnya curah hujan di berbagai wilayah Indonesia pada pekan kedua Juni 2025.

"Salah satu peristiwa banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis 12 Juni pukul 08.00 WITA," kata Kepala Pusdalops BNPB Abdul Muhari di Jakarta.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir di tiga kecamatan, yakni Tellulimpoe, Sinjai Utara, dan Sinjai Timur. Sebanyak 152 jiwa terdampak dan 55 unit rumah terendam banjir.

Selain itu, banjir juga merusak sembilan hektare sawah, tiga fasilitas pendidikan, tujuh unit perkantoran, dan 18 akses jalan.

Kepala Pusdalops menyampaikan bahwa kondisi banjir kini telah surut, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Sementara di wilayah berbeda, tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Pebassian Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, pada Senin (9/6) pukul 11.00 WITA.

Hujan intensitas tinggi menjadi pemicu longsor yang merusak enam unit rumah dan dua petak sawah, serta memaksa enam kepala keluarga mengungsi. Material longsor juga sempat menutup aliran sungai di sekitar lokasi.

BPBD Mamasa bersama aparat daerah telah melakukan penanganan darurat, membuka akses terdampak longsor, dan mendirikan posko darurat untuk menampung dan melayani kebutuhan dasar para pengungsi.

Sementara itu, BNPB juga melaporkan angin kencang yang melanda Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh pada Rabu (11/6), yang berdampak pada dua kecamatan, yakni Julok dan Simpang Ulim.

Sebanyak 19 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin dan pohon tumbang. Tim gabungan saat ini tengah melakukan pembersihan puing dan material sisa kejadian.

Menanggapi rangkaian kejadian ini, Abdul Muhari mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Warga yang tinggal di daerah rawan, seperti lereng tebing dan bantaran sungai, diminta segera mengungsi ke lokasi aman apabila terjadi hujan deras dalam durasi lebih dari satu jam atau jarak pandang berkurang drastis.

“Upaya mitigasi dan antisipasi sangat penting, khususnya menghadapi potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana. Peran aktif semua pihak diperlukan agar risiko dapat ditekan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.