Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas dan Vietnam Kerja Sama di Berbagai Bidang Strategis, dari Teknologi Hijau hingga Inovasi AI

📅 Jumat, 13 Jun 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Bappenas dan Vietnam Kerja Sama di Berbagai Bidang Strategis, dari Teknologi Hijau hingga Inovasi AI Doc: Bappenas
Ket. Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memberikan sambutan dalam agenda penandatanganan MoU di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) berkolaborasi dengan FPT Corporation Vietnam dalam berbagai bidang strategis.

Hal ini disepakati dalam agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kolaborasi dalam Transformasi Digital Nasional, Pengembangan Talenta, Inovasi Artificial Intelligence, Teknologi Hijau, Kota Cerdas, dan Strategi Ekonomi Digital di Indonesia.

"Penandatanganan MoU ini menandai awal kemitraan jangka panjang sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital Indonesia dan mendukung Visi Indonesia Emas 2045," ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

MoU Kementerian PPN/Bappenas dengan FPT Corporation Vietnam ini disebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis menuju kemitraan yang solid antara Pemerintah Indonesia dan Vietnam.

Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, lanjutnya, Indonesia harus memanfaatkan teknologi, memperkuat basis industri, dan berinvestasi pada talenta digital generasi masa depan.

Kolaborasi ini berlaku selama lima tahun ke depan yang mencakup berbagai bidang strategis, seperti perencanaan transformasi digital nasional dan sektoral, implementasi e-government, smart planning, dan sistem e-monitoring.

Fokus utama kerja sama adalah pengembangan sumber daya manusia melalui program upskilling dan reskilling di bidang artificial intelligence, keamanan siber, rekayasa perangkat lunak, dan sains data.

Kedua negara tersebut juga akan mengembangkan proyek percontohan untuk pertanian cerdas, teknologi hijau, dan kota berkelanjutan, serta mendorong kolaborasi akademik antara institusi di Indonesia dan Vietnam.

Kementerian PPN/Bappenas berharap kerja sama ini semakin memperkuat fondasi bagi Indonesia dan Vietnam untuk menjadi kekuatan digital utama di Asia Tenggara.

"Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya memperkuat kemampuan teknologi nasional, tetapi juga menciptakan masa depan bersama yang inklusif, berkelanjutan, dan penuh inovasi, untuk Indonesia dan Vietnam," kata Rachmat.

CEO FPT Corporation Vietnam Nguyen Van Khoa merasa sangat terhormat dapat bermitra dengan pemerintah Indonesia.

"Kami hadir untuk menciptakan masa depan di mana inovasi digital memberdayakan masyarakat, memperkuat ekonomi, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Bersama Kementerian PPN/Bappenas, kami akan membangun ekosistem digital yang tangguh yang tidak hanya mendukung visi nasional Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada kawasan Asia Tenggara dan Asia-Pasifik yang lebih terhubung dan maju secara digital," ujar Nguyen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.