Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Ajak Masyarakat Cegah Terjadinya Kebakaran

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 17:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Ajak Masyarakat Cegah Terjadinya Kebakaran Doc: ANTARA
Ket. Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Budi Santoso saat "Ngopi Kamtibmas" di ruang tunggu Terminal Penumpang Pelni Nusantara Pura di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

JAKARTA –Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengajak masyarakat setempat terlibat dalam aksi pencegahan dan antisipasi terjadinya kebakaran di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan kompor di kantin serta instalasi listrik yang sudah usang," kata Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Komisaris Polisi (Kompol) Budi Santoso.

Hal itu disampaikan saat "Ngopi Kamtibmas" di ruang tunggu Terminal Penumpang Pelni Nusantara Pura di Jakarta, Rabu (11/6).

Pihaknya mengimbau seluruh karyawan dan staf terminal untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat masak.

Selain itu, penting untuk memahami cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) agar bisa merespon dengan cepat bila terjadi insiden.

"Kami prihatin atas maraknya insiden kebakaran di wilayah Jakarta Utara dan kami mengajak agar seluruh pihak terlibat mencegah terjadinya potensi kebakaran," kata dia.

Ia mengatakan kegiatan "Ngopi Kamtibmas" merupakan sarana untuk menyerap aspirasi, mempererat komunikasi.

Selain itu kegiatan ini dapat membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di Pelabuhan Tanjung Priok

Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas bersama dan mengingatkan agar peralatan listrik yang tidak digunakan dimatikan dan mengajak seluruh pihak menjaga keamanan lingkungan kerja.

Selain itu pihaknya mengingatkan bahwa tidak semua kebakaran bisa dipadamkan dengan air.

Ia menyarankan agar warga memahami teknik darurat lain, seperti menggunakan handuk basah serta memperhatikan distribusi listrik agar tidak terkonsentrasi di satu titik.

Sementara pensiunan PT Pelindo Rully yang menjadi peserta kegiatan mengatakan perlunya peningkatan jumlah dan penempatan APAR serta pembaruan instalasi listrik yang dinilai sudah rawan.

"Kami butuh pelatihan langsung, bukan hanya teori. Posisi APAR juga perlu diperbaiki karena terlalu jauh dari dapur," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.