Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Siap Cabut Larangan Pembeli Tunggal Hak Siar Serie A

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 16:25 WIB | Oleh:
Italia Siap Cabut Larangan Pembeli Tunggal Hak Siar Serie A Doc: Reuters
Ket. Serie A - Napoli v Sassuolo - Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italia - 27 Agustus 2023 Pemandangan umum di dalam stadion sebelum pertandingan melalui kamera televisi

JAKARTA - Pemerintah Italia tengah menyiapkan langkah besar dalam reformasi aturan penyiaran olahraga dengan menghapus larangan pembeli tunggal untuk hak siar domestik Serie A. Rancangan undang-undang terbaru mengungkapkan bahwa perubahan ini akan memungkinkan liga sepak bola papan atas Italia untuk menjual hak siar langsung kepada satu operator saja, menggantikan aturan lama yang telah berlaku sejak 2008.

Larangan "tidak ada pembeli tunggal" diberlakukan untuk mencegah dominasi satu pihak dalam sektor televisi berbayar, di tengah kekhawatiran terkait persaingan usaha. Aturan ini diberlakukan saat Italia memutuskan bahwa hak siar pertandingan langsung olahraga nasional harus dijual secara kolektif oleh liga kepada penyiar.

Pendapatan dari hak siar merupakan sumber utama pemasukan bagi klub-klub Serie A, namun saat ini masih tertinggal jauh dibandingkan liga-liga besar Eropa seperti Liga Inggris atau Bundesliga. Berdasarkan kontrak yang berlaku hingga musim 2028–2029, Serie A mendapatkan sekitar 900 juta euro per tahun dari dua operator utama: layanan streaming DAZN dan TV berbayar Sky, dengan DAZN menayangkan seluruh pertandingan dan Sky mendapat jatah sebagian.

Sebagai perbandingan, Liga Premier Inggris menghasilkan dua kali lipat dari hak siar domestik dengan tetap menerapkan aturan pembatasan pembeli tunggal. Sementara itu, Bundesliga Jerman telah mencabut larangan tersebut tahun lalu dan saat ini memperoleh sekitar 1,1 miliar euro setiap musim dari penyiaran lokal, berdasarkan data UEFA.

Tak hanya itu, pemerintah Italia juga mencantumkan ketentuan baru dalam rancangan undang-undang tersebut untuk mengubah skema distribusi pendapatan siaran televisi di Serie A. Proporsi pembagian pendapatan yang harus dibagi rata di antara semua klub akan dinaikkan menjadi lebih dari 50% dari yang saat ini ditetapkan pada batas 50%.

Selain itu, klub yang aktif dalam pembinaan dan promosi pemain muda Italia akan mendapatkan alokasi pendapatan tambahan sebagai bentuk insentif. Langkah ini dinilai sebagai upaya mendorong klub-klub untuk berperan lebih besar dalam pengembangan talenta sepak bola nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.