Cegah Stunting di Sleman, Gerakan Orang Tua Asuh Digencarkan

Rabu, 11 Jun 2025, 16:35 WIB

Sleman -- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) melakukan peninjauan pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kalurahan (setingkat desa) Triharjo dan Caturharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.

Kegiatan peninjauan ini bersamaan dengan Internalisasi Workshop Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029 Regional II yang meliputi DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta.

Ket. Foto: Inspektur Utama Kemendukbangga/BKKBN, Ucok Abdulrauf Damenta beserta Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Bonivasius Prasetya Ichtiarto didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (baju putih) menyerahkan makanan bergizi siap santap kepada PKB/PLKB — Sumber: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Dalam kesempatan tersebut Menteri Kemendukbangga/BKKBN Wihaji diwakili Inspektur Utama Kemendukbangga/BKKBN, Ucok Abdulrauf Damenta beserta Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Bonivasius Prasetya Ichtiarto didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa beserta Kepala BKKBN DIY Mohamad Iqbal Apriansyah.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memberikan apresiasi  atas kunjungan Kemendukbangga/BKKBN dalam upaya mendukung upaya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kabupaten Sleman.

Menurut Danang, stunting menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang menjadi perhatian nasional, karena dampaknya terhadap kualitas SDM di masa depan sangat berpengaruh penting.

"Hasil pemantauan gizi melalui ePPGBM, prevalensi stunting di Kabupaten Sleman pada 2024 sebesar 4,41 persen, lebih rendah dibandingkan pada 2023 sebesar 4,51 persen," katanya.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program Genting.

"Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS) Sleman sudah berkoordinasi dengan pengurus TJSP (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) Sleman, agar dapat menjadi mitra kami dengan menjadi orang tua asuh dalam program Genting di Sleman," katanya.

Inspektur Utama Kemendukbangga/BKKBN Ucok Abdulrauf Damenta dalam agenda Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029 mengatakan diperlukan kebijakan kependudukan yang komprehensif dalam rangka menyongsong bonus demografi, menghadapi aging population dan menyelesaikan isu-isu kependudukan lainnya serta dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Menurut dia, grand design pembangunan kependudukan (GDPK) disusun sebagai landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistemastis dan berkesinambungan.

"GDPK ini sangat penting karena nantinya akan menjadi guidlines bagi daerah untuk menentukan arah tujuan masalah kependudukan dan pembangunan keluarga," katanya.

Ia mengatakan, saat ini paradigmanya BKKBN yang telah menjadi Kemendukbangga adalah bagaimana mengedukasi dan memberdayakan masyarakat menjadi manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.