Skuad Garuda Tak Gentar Hadapi Jepang

Selasa, 10 Jun 2025, 07:10 WIB

JAKARTA – Timnas Indonesia menatap laga pamungkas kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi raksasa Asia, Jepang, di Suita Stadium, Selasa (11/6). Meski sudah dipastikan lolos, Jepang tetap menjadi lawan berat bagi Skuad Garuda yang tengah membangun mimpi besar menembus turnamen sepak bola terakbar dunia untuk pertama kali.

Jepang tampil dominan sejak awal kualifikasi. Enam kemenangan beruntun tanpa kebobolan di fase pertama menjadi bukti kekuatan tim asuhan Hajime Moriyasu. Di fase kedua, Samurai Biru kembali menunjukkan kelasnya dengan enam kemenangan dari tujuh laga. Ini memastikan diri sebagai negara nontuan rumah pertama yang lolos ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ket. Foto: Pemain Indonesia Ole Lennard Romeny melambaikan tangan kepada suporter setelah mencetak gol dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia antara Indonesia versus Tiongkok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. — Sumber: AFP/YASUYOSHI CHIBA

Namun, menjelang laga melawan Indonesia, Moriyasu menegaskan bahwa tim asuhannya tidak akan bersantai. Dia justru menjadikan laga ini sebagai ajang eksperimen untuk mengasah kedalaman skuad. “Kami sudah lolos, tapi perjalanan belum selesai. Ini waktu yang tepat melihat potensi pemain muda. Kami ingin menutup kualifikasi dengan hasil positif,” ujar Moriyasu kepada NHK Sports.

Tanpa nama-nama tenar seperti Kaoru Mitoma, Ayase Ueda, dan Hidemasa Morita, Jepang menurunkan wajah-wajah baru. Yuki Ohashi dari Blackburn Rovers kembali dipercaya di lini depan, didukung Yu Hirakawa dan Kota Tawaratsumida yang menjalani debut saat kalah 0-1 dari Australia pekan lalu.

Di  sisi lain, Indonesia datang dengan semangat tinggi usai mengalahkan Tiongkok  1-0 di laga sebelumnya. Hasil itu memastikan langkah Skuad Garuda ke babak playoff zona Asia bersama Uni Emirat Arab, Qatar, dan Irak. Dua tiket otomatis dan satu slot play off antar konfederasi kini menjadi target lanjutan.

Pelatih Patrick Kluivert tak menampik beratnya tantangan melawan Jepang. Namun, dia tetap optimistis timnya bisa memberi perlawanan. “Kami tahu kualitas Jepang. Mereka punya tradisi dan sistem yang kuat. Tapi sepak bola selalu menyisakan kejutan. Kami ingin bertarung dan menunjukkan bahwa Indonesia layak bersaing,” ujar  Kluivert dalam konferensi pers di Osaka.

Mantan bintang Barcelona itu juga menyoroti perkembangan tim asuhannya sejak mengambil alih kursi pelatih pada Januari lalu. Dalam lima pertandingan terakhir, Indonesia mencatat tiga kemenangan dengan pertahanan yang lebih solid. Kehadiran Emil Audero di bawah mistar dan naturalisasi pemain-pemain diaspora mulai menunjukkan dampak signifikan.

“Secara mental dan taktik, tim ini berkembang. Laga melawan Jepang akan menjadi ujian sejati, bukan hanya soal hasil, tapi soal karakter,” ucap Kluivert.

Tolok Ukur

Pengamat sepak bola Asia, John Duerden, menilai duel Jepang kontra Indonesia bisa menjadi tolok ukur sejauh mana Garuda melangkah. “Jepang jelas di atas kertas unggul, tapi Indonesia sedang dalam proses transisi yang menarik. Kluivert membawa pendekatan berbeda, dan jika mereka bisa bertahan disiplin, bukan tidak mungkin mencuri hasil,” ujar Duerden kepada The Asian Game.

Di atas kertas, Jepang masih terlalu kuat. Mereka unggul secara statistik, teknik, dan pengalaman. Dalam pertemuan terakhir November lalu di Jakarta, Jepang menang telak 4-0. Namun, kali ini Indonesia datang dengan rasa percaya diri yang berbeda.

Dengan lini belakang yang lebih solid, ditambah semangat muda dari pemain seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, hingga debutan Yance Sayuri, Skuad Garuda berharap bisa tampil kompetitif. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Jepang 3-4-2-1

Kosei Tani

Hiroki Sekine, Junnosuke Suzuki, Yuto Nagatomo

Ryoya Morishita, Wataru Endo, Daichi Kamada, Shunsuke Mito

Takefusa Kubo, Koki Kumasaka

Shuto Machino

Indonesia 3-4-2-1

Maarten Paes

Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner

Calvin Verdonk, Thom Haye, Joey Pelupessy, Kevin Diks

Yacob Sayuri, Stefano Lilipaly

Ole Romeny

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.