- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kapal Induk Tiongkok Masuk...
Kapal Induk Tiongkok Masuki Perairan ZEE Jepang
Selasa, 10 Jun 2025, 02:45 WIBTOKYO - Sebuah kapal induk Tiongkok bersama kelompok kapal perang pendukungnya terpantau telah memasuki perairan ekonomi Jepang pada akhir pekan lalu, sebelum akhirnya keluar dari perairan itu untuk melakukan latihan yang melibatkan jet tempur, kata Kementerian Pertahanan Jepang pada Senin (9/6).
Kapal induk Liaoning bersama dua kapal perusak bersenjata misil dan satu kapal pasokan tempur cepat, terpantau berlayar sekitar 300 kilometer sebelah  barat daya pulau paling timur Jepang, Minamitori, pada Sabtu (7/6) lalu, demikian pernyataan dari kementerian ini.
Minamitori merupakan bagian dari Kepulauan Ogasawara Tokyo yang terletak di Jepang paling timur.
Tiongkok diyakini telah menetapkan ârantai pulau kedua" yang membentang dari Kepulauan Ogasawara hingga Guam, sebagai salah satu garis pertahanannya dalam situasi darurat. âDiperkirakan hal itu merupakan penerapan strategi untuk mencegah Amerika Serikat (AS) mendekati wilayah tersebut, karena wilayah lokasi kapal-kapal Tiongkok terpantau di sepanjang rantai pulau kedua itu,â lapor kantor berita NHK.
Setelah Liaoning dan kapal pendampingnya keluar dari ZEE Jepang, jet tempur dan helikopter Tiongkok melakukan lepas landas dan pendaratan pada Minggu, imbuh pernyataan dari  Kementerian Pertahanan Jepang.
Jepang mengerahkan kapal perang Haguro ke daerah itu untuk memantau situasi, imbuh kementerian itu.
Pertama Kali
Ini adalah pertama kalinya kapal induk Tiongkok memasuki bagian zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang kepada AFP.
"Kami pikir militer Tiongkok sedang mencoba meningkatkan kemampuan operasionalnya dan kemampuan untuk melakukan operasi di wilayah yang jauh," kata juru bicara itu.
Meningkatnya pengaruh militer Tiongkok dan penggunaan aset angkatan laut dan udara untuk menekan klaim teritorial yang disengketakan telah mengguncang Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di kawasan Asia-Pasifik.
Sekretaris kabinet utama Tokyo, Yoshimasa Hayashi, mengatakan kepada wartawan pada Senin bahwa pemerintah Jepang telah menyampaikan pesan keberatan kepada pihak Tiongkok, tanpa mengatakan telah mengajukan protes resmi.
Bulan lalu, Liaoning berlayar di antara dua pulau selatan Jepang di ZEE, dari Laut Tiongkok Timur ke Pasifik sambil melakukan lepas landas dan pendaratan di dek, kata kementerian tersebut.
Kapal induk itu pada September tahun lalu juga berlayar di antara dua pulau Jepang di dekat Taiwan dan memasuki perairan bersebelahan Jepang, wilayah hingga 24 mil laut dari pantainya.
Saat itu, Tokyo menyebut langkah tersebut tidak dapat diterima dan menyampaikan kekhawatiran serius kepada Beijing.
Berdasarkan hukum internasional, suatu negara memiliki hak untuk mengelola sumber daya alam dan kegiatan ekonomi lainnya di ZEE-nya, yang berada dalam jarak 370 kilometer dari garis pantainya.
Akhir bulan lalu, Tokyo menuduh Beijing melakukan penelitian ilmiah maritim tanpa pemberitahuan di dalam ZEE-nya, dekat atol Pasifik terpencil di Okinotori. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Myanmar Tangkap 1.600 WNA dalam Penggerebekan di Pusat Penipuan
-
Shai Gilgeous-Alexander dan Jalen Brunson Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik NBA Desember 2025
-
Kapal Perang AS Kunjungi Pangkalan AL Kamboja
-
Pertamina Patra Niaga Upayakan Layanan Energi Tetap Stabil di Tengah Banjir dan Longsor untuk Cukupi Kebutuhan Masyarakat
-
Lewat Jalur Udara, TNI AL Lakukan Evakuasi Medis Korban Bencana
-
Pipa Gas PT TGI Meledak di Inderagiri Hilir, 10 Orang Terluka
-
Indonesia Bakal Punya Kapal Induk Pertama, Hibah dari Italia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.