Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bengkulu Waspadai Tambang Emas: Belajar dari Kasus Raja Ampat

📅 Senin, 09 Jun 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bengkulu Waspadai Tambang Emas: Belajar dari Kasus Raja Ampat Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersikap hati-hati soal izin tambang emas. Kasus kerusakan lingkungan di Raja Ampat dijadikan pelajaran penting untuk jaga kelestarian alam.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan pemerintah provinsi berhati-hati dan mengkaji secara mendalam terkait potensi penambangan emas yang ada di Kabupaten Seluma berkaca dari situasi tambang nikel di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.

"Tentu kita ingin betul-betul pelajari betul secara utuh karena nanti kita tidak mau setelah nanti ada persetujuan dari pemerintah kemudian muncul masalah-masalah," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.

Dia mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu sampai saat ini belum memberikan persetujuan untuk kegiatan eksplorasi emas di Kabupaten Seluma tersebut.

"Banyak sekali pandangan, ada yang mengatakan provinsi harus dapat saham, dan ada juga yang mengatakan tolak dan segala macamnya, maka sampai hari ini pemerintah provinsi belum juga memberikan persetujuan," kata dia.

Pemerintah provinsi, kata Gubernur Helmi Hasan, akan memberikan persetujuan kalau masyarakat setuju tambang emas tersebut serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

"Dan kemudian ada kemanfaatan. Contohnya ada saran soal saham, di Banyuwangi itu ada juga penambangan emas begitu, pemerintahnya juga mendapatkan bagian saham kurang lebih setiap tahun Rp1 triliun. (Terkait Bengkulu) tentu Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak akan berbeda dengan pandangan masyarakat," katanya

Helmi menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mendengar masukan dan saran dari masyarakat, tokoh masyarakat, DPRD, forkompimda, akademisi, pemerhati lingkungan yang memberikan pendapatnya

"Tentu pemerintah harus sama arahnya dengan seluruh masyarakat provinsi," kata dia lagi.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menekankan agar setiap kebijakan yang diambil harus memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

"Kita ingin setiap kebijakan yang kita buat berdampak langsung bagi masyarakat. Baik itu soal BBM, pelabuhan, izin tambang, atau pangan, semuanya harus diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan rakyat," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.