Innalilahi! Bobotoh yang Jatuh dari Flyover Pasupati Meninggal Setelah 14 Hari Koma
Minggu, 08 Jun 2025, 18:21 WIBBANDUNG - Seorang Bobotoh Persib Bandung, Nugraha (20), warga Kecamatan Cililin, Bandung Barat meninggal dunia setelah dua pekan mengalami koma akibat terjatuh dari flyover Pasupati, Bandung saat mengikuti konvoi perayaan Persib juara pada Sabtu (24/5).
Istri almarhum, Intan Nuraeni (20), mengungkapkan suaminya mengalami luka berat di kepala bagian kiri, rusuk, dan ginjal akibat benturan saat jatuh dari ketinggian.
âMeninggal hari Jumat (6/6) setengah 11 malam. Lagi perawatan di HCU, kondisinya langsung ngedrop sebelumnya," kata Intan di Bandung, Minggu (8/6).
Menurut dia, sang suami tidak bisa bertahan setelah menjalani perawatan di ICU dan HCU RS Hasan Sadikin selama 14 hari setelah terjatuh dari ketinggian dengan luka cukup fatal.
"Kalau kata dokter itu lukanya di kepala sebelah kiri, terus di rusuk sebelah kiri, sama di ginjalnya ada trauma karena benturan, jadi kemarin sempat cuci darah. Buat bernapas juga kan pakai selang dari tenggorokan," jelasnya.
Dia menerangkan bahwa jenazah Nugraha telah dimakamkan pada Sabtu (7/6) dini hari di tempat pemakaman umum yang tidak jauh dari rumah duka di Kampung Cipari, Desa Mukapayung, Cililin, Bandung Barat, Jawa Barat.
âSudah dimakamkan kemarin. Insyaallah keluarga sudah ikhlas. Tapi yang namanya ditinggal suami, tetap sedih meskipun tidak terlihat menangis,â kata Intan.
Intan mengatakan, suaminya berangkat konvoi dengan penuh semangat, setelah meminta izin untuk merayakan kemenangan Persib Bandung atas Persis Solo di laga pamungkas Liga 1.
âBiasanya nonton di rumah, tapi waktu itu dia izin mau ikut konvoi. Tapi Sabtu jam 5 pagi saya dapat pesan dari satpam RSHS, katanya suami saya jatuh dari jembatan,â ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail atau Jeje Govinda melakukan takziyah ke rumah duka dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.
âHari ini saya takziyah ke rumah duka Nugraha yang meninggal terjatuh dari jembatan. Kami sampaikan belasungkawa dan sedikit santunan buat keluarga, karena kabarnya biaya perawatannya cukup besar,âujar Jeje. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Gubernur Pramono Sebut 34 Kebakaran Berhasil Dicegah Berkat Koordinasi Damkar dan Warga
-
BPR Jabar Bangkrut, LPS Kucurkan Rp243 Miliar Ganti Uang Ribuan Nasabah
-
Presiden Prabowo lantik Wantimpres di Istana Negara
-
Jamu Persik Kediri di Jalak Harupat, Persib Bandung Targetkan Kemenangan
-
Daftar Susunan Pemain Port FC vs Persib Bandung, Ini Jadwal dan Stasiun TV yang Siarkan!
-
2.678 Personel Disiagakan untuk Pengamanan MotoGP Mandalika 2026
-
Membaca Masa Depan Pekerja Gig di Tengah Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.