Bulog Rejang Lebong Siap Serap 1.650 Ton Jagung, Petani Sumringah!

Sabtu, 07 Jun 2025, 10:22 WIB

REJANG LEBONG - Penyerapan jagung oleh petani sangat penting karena berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi petani dari fluktuasi harga pascapanen. 

Jagung juga merupakan komoditas strategis yang berperan dalam rantai pasok pangan, khususnya untuk sektor pakan ternak dan industri pangan olahan. 

Ket. Foto: Panen raya jagung yang ditanam di lahan Balai Benih Padi Palawija (BBPP) Lubuk Kembang, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis, (5/6/2025). — Sumber: ANTARA/Nur Muhamad

Perum Bulog Cabang Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu menargetkan penyerapan jagung petani di wilayah itu sebanyak 1.650 ton.

"Saat ini belum ada yang diserap, tapi kita sudah rencanakan sampai akhir tahun nanti akan menyerap sebanyak 1.650 ton jagung yang dihasilkan petani dari wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong," kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Rejang Lebong A Musalim Yudha saat dihubungi di Rejang Lebong, Jumat (6/6).

Ia menjelaskan, jagung yang akan diserap itu dibeli di Gudang Bulog yang berada di Desa Durian Depun, Kecamatan Merigi, Kepahiang dalam bentuk jagung pipil kering.

"Jagung kering pipilan yang akan kita tampung ini harus memiliki kadar air 14 persen, alfatoksin atau kandungan racun dari jamur maksimal 50 pbb dengan harga Rp5.500 per kg. Kita siap menampung jagung mulai bulan ini, karena Rejang Lebong dan Kepahiang panen rayanya kemungkinan di bulan-bulan ini," terangnya.

Untuk penampungan jagung dari tiga wilayah tersebut, kata dia, akan disimpan di Gudang Bulog Cabang Rejang Lebong dan juga Gudang SRG Kepahiang. Karena gudang induk Bulog setempat saat ini sudah hampir penuh oleh beras, di mana setiap gudang ini bisa menampung hingga 1.000 ton.

Pihaknya sendiri akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong maupun Kepahiang guna menampung jagung dari petani yang targetnya cukup banyak yakni 1.650 ton.

"Jagung ini lebih rentan dari beras, disimpan lebih lama akan menyebabkan jamur tumbuh yang menghasilkan racun, ini yang dihindarkan agar tidak menimbulkan kerugian dari peternak yang akan menerima jagung yang kita jual," tambah dia lagi.

Menurut dia, jagung-jagung yang akan ditampung Bulog Cabang Rejang Lebong ini nantinya akan dipasarkan ke wilayah itu juga. Karena tujuan dari ketahanan pangan itu sendiri ialah menjaga stok lokal.

Perum Bulog Cabang Rejang Lebong pada tahun 2025 ini selain ditargetkan menampung gabah kering giling dan beras dari petani dalam tiga wilayah juga jagung pipilan. Untuk gabah sebanyak 236 ton dan beras sebanyak 888 ton, serta jagung 1.650 ton.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.