Wali Kota Medan ajak masyarakat kelola sampah dengan bijak

Kamis, 05 Jun 2025, 16:45 WIB

Medan -- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah itu untuk lebih bijak dalam pengelolaan sampah, terutama yang berbahan plastik.

"Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan," ujar Rico Waas usai memimpin aksi pembersihan sampah, terutama berbahan plastik di Danau Siombak , di Medan, Kamis.

Ket. Foto: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waasmemimpin aksi pembersihan sampah, terutama berbahan plastik di Danau Siombak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Medan, Kamis (5/6). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan

Rico Waas mengatakan aksi pembersihan sampah di Danau Siombak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, masyarakat harus bijak dalam mengelola sampah terutama bahan plastik karena sangat membahayakan lingkungan.

"Sampah plastik paling gampang mencemari lingkungan dan tidak bisa didaur ulang secara alami sehingga membahayakan lingkungan," kata dia.

Dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah, Wali Kota meminta agar seluruh lingkungan di wilayah itu memiliki bank sampah plastik.

Dengan adanya bank sampah, orang nomor satu di lingkungan pemerintah setempat itu berharap masyarakat lebih peka terhadap lingkungan yang asri.

“Artinya, kami mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya, terutama ke sungai yang mengalir ke Danau Siombak," sebut dia.

Di Danau seluas 40 hektare dengan diameter 1.000 meter dan kedalaman kurang lebih 12 meter tersebut, Wali Kota bersama pemangku kebijakan terkait mengajak masyarakat untuk melakukan pembersihan sampah terutama berbahan plastik.

Wali Kota berharap dengan adanya aksi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan antara lain dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mari kita jaga dan rawat bumi ini, sebab bukan bumi yang butuh kita, tapi kita yang butuh bumi. Kalau lingkungan kita bersih, mudah-mudahan hidup kita akan lebih nyaman," ujarnya

Pelaksana Tugas Camat Medan Marelan Alkausar Deaysa mengatakan sampah yang masuk ke danau tersebut sebanyak dua bak sampah atau sekitar enam kubik.

“Sampah itu berasal dari laut, rumah tangga, dan TPA Terjun yang terbawa aliran Sungai Bederah," ujar Alkausae Deaysa.

  • Tata Kelola Sampah

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.