Tiongkok Luncurkan Visa Asean

Kamis, 05 Jun 2025, 02:40 WIB

SINGAPURA - Tiongkok telah meluncurkan visa khusus Asean dengan beberapa kali masuk bagi para pebisnis dari 10 negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan negara pengamat Asean, Timor-Leste, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa (3/6).

Negara anggota Asean adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Ket. Foto: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian. — Sumber: Istimewa

“Pelancong yang memenuhi syarat dari 11 negara Asia tenggara yang mengunjungi Tiongkok untuk urusan bisnis, bersama pasangan dan anak-anak mereka, akan ditawarkan visa Asean,” ungkap Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Visa ini memperbolehkan kunjungan beberapa kali dalam jangka waktu lima tahun, dengan masing-masing masa tinggal hingga 180 hari. 

“Dengan seringnya kunjungan antara warga Tiongkok dan negara-negara Asia tenggara, skema baru ini bertujuan untuk lebih memudahkan perjalanan lintas batas di kawasan tersebut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, dalam konferensi pers rutin.

Skema visa Asean yang baru ini merupakan tambahan atas perjanjian bebas visa yang telah ada antara Tiongkok dengan negara-negara di kawasan tersebut, termasuk Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Warga negara Singapura dan Tiongkok saat ini menikmati pengaturan perjalanan bebas visa bersama hingga 30 hari, berdasarkan  perjanjian yang mulai berlaku pada Februari tahun lalu. Pelancong dari Malaysia dan Thailand juga menikmati pengaturan perjalanan bebas visa serupa dengan Tiongkok. 

Ada pula skema visa Lancang-Mekong yang diluncurkan pada November 2024, yang menawarkan pelancong bisnis dari Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam visa masuk ganda lima tahun dengan masa tinggal maksimum 180 hari.

Untuk menarik lebih banyak wisatawan global, Tiongkok telah meningkatkan pengaturan perjalanan bebas visa dengan banyak negara.

Pada tanggal 1 Juni, Tiongkok mulai menerapkan kebijakan uji coba yang memberikan akses masuk bebas visa secara unilateral kepada warga negara Amerika Latin termasuk Brasil, Argentina, Cile, Peru, dan Uruguay.

Beijing juga baru-baru ini meluncurkan akses bebas visa ke semua negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Pada kuartal pertama tahun ini, Tiongkok menerima lebih dari 9 juta pengunjung asing, peningkatan lebih dari 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Lin.

“Semakin banyaknya daftar negara yang diberikan akses bebas visa ke negara ini mencerminkan komitmen kuat Tiongkok untuk memajukan keterbukaan tingkat tinggi, sementara optimalisasi berkelanjutan terhadap langkah-langkah untuk memfasilitasi pertukaran personel lintas batas menggarisbawahi upaya konkret Tiongkok untuk membantu membangun ekonomi dunia yang terbuka,” kata Lin.

“Tiongkok akan terus meningkatkan kebijakan masuk dan menambahkan lebih banyak negara ke dalam daftar bebas visa, untuk memungkinkan lebih banyak teman asing mengunjungi Tiongkok guna merasakan produk dan layanan kami yang luar biasa dan beragam,” tegas dia. CNA/I-1

  • visa cina

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.