Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi melantik 156 pejabat fungsional pendidikan

📅 Selasa, 03 Jun 2025, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi melantik 156 pejabat fungsional pendidikan Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menambahkan pemerintah daerah terus mengoptimalkan pengangkatan guru.

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat melantik 156 pejabat fungsional lingkungan pendidikan terdiri atas 146 guru dan 10 pengawas sekolah melalui pengambilan sumpah serta janji jabatan di Aula KH Noer Alie, lantai 4 Gedung Bupati Bekasi.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang meminta seluruh pejabat fungsional yang baru saja dilantik untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan melaksanakan tugas mengembangkan ide serta gagasan dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi.

"Kita semua termasuk guru dan pengawas memiliki tugas serta tanggung jawab bersama agar masyarakat Kabupaten Bekasi semakin sejahtera, cita-cita bersama," katanya di Cikarang, Senin.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus melakukan perbaikan sarana prasarana pendidikan secara bertahap sesuai aspirasi masyarakat yang disampaikan baik melalui dirinya maupun hasil musyawarah perencanaan pembangunan.

"Nanti akan kita kaji semua, secara bertahap. Kita pelan-pelan dulu membangun sarana prasarana, bendungan, jembatan, kesehatan dan termasuk juga sektor pendidikan," katanya.

Ade mengatakan ada beberapa poin juga yang akan disampaikan kepada masyarakat seperti persoalan perpisahan di sekolah agar tidak membebani orang tua atau wali peserta didik. Hal ini sudah diimbau Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Kalau membebani orang tua, ini yang tidak kita kehendaki sebagai pemerintah daerah. Jadi cukup di sekolah saja, kita salam-salaman dan ucapan perpisahan," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menambahkan pemerintah daerah terus mengoptimalkan pengangkatan guru yang ada di daerah itu.

Dirinya turut menekankan agar 3.700 guru berstatus PPPK yang telah dilantik tahun ini untuk memaksimalkan kinerja karena mereka merupakan modal dasar pembangunan dengan mencetak generasi unggul.

"Guru yang ada akan kita maksimalkan. Harapannya mereka mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.