- Home
-
- Luar Negeri
-
- Manhattan Gelar Festival B...
Manhattan Gelar Festival Budaya Asia
Selasa, 03 Jun 2025, 16:48 WIBNEW YORK - Sebuah parade diadakan di Manhattan, New York, Amerika Serikat untuk merayakan budaya tradisional warga Amerika keturunan Asia pada Minggu (1/6), yang menarik ribuan peserta dan penonton.
Perayaan tersebut diselenggarakan oleh organisasi China-America, Better Chinatown Society, sebagai bagian dari perayaan nasional Bulan Warisan Warga Amerika Keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik (Asian American and Pacific Islander/AAPI), yang diperingati pada Mei di Amerika Serikat (AS).
Wali Kota New York Eric Adams, Konsul Jenderal Tiongkok di New York Chen Li, dan perwakilan dari Better Chinatown Society berpidato di hadapan para hadirin, menekankan pentingnya pertukaran budaya dan pemberdayaan masyarakat bagi warga Amerika keturunan Asia, termasuk etnis Tionghoa.
Menurut Chen, perayaan tersebut memiliki peran positif dalam menyatukan anggota masyarakat di AS untuk membela hak-hak mereka, menyebarkan kebudayaan, dan memperkuat persahabatan antara AS dan Tiongkok, serta negara-negara lainnya di dunia.

Masyarakat dengan kostum tradisional Tiongkok mengikuti perayaan Bulan Warisan Asia Amerika dan Kepulauan Pasifik (AAPI) di New York, Amerika Serikat, pada Minggu (1/6). ANTARA/Xinhua
"Kita harus menjunjung tinggi semangat keterbukaan dan inklusivitas, menghormati sistem yang berbeda, mengembangkan pertukaran dan kerja sama internasional serta bekerja sama untuk membangun sebuah komunitas dengan masa depan bersama," kata Chen.
Lagu kebangsaan Tiongkok dan AS diputar dalam acara tersebut, membangkitkan rasa patriotik di kalangan para pengunjung yang berasal dari berbagai latar belakang.
Para penampil mempertunjukkan tari barongsai, opera berganti wajah Sichuan dan lagu Kanton, yang disambut tepuk tangan meriah.
Acara tersebut menarik ribuan warga untuk memadati jalanan dan menyaksikannya. Norma Anderson, seorang pengunjung dari Sacramento, California, mengaku sangat terkesan dengan tari barongsai dan beragam busana tradisional Tiongkok.
"Setiap era dan daerah di Tiongkok dan Asia memiliki pakaian yang berbeda, yang begitu indah dan menakjubkan," ujar Anderson.
Jimmy Li, seorang warga Amerika keturunan Tionghoa yang tinggal di Flushing, New York, mengatakan perayaan tersebut mengingatkannya pada kampung halamannya
"Saya imigran asal Guangdong dan mendengarkan lagu-lagu Kanton di New York membuat saya meneteskan air mata. Ini adalah transmisi budaya," ungkap Li.
Perhelatan itu merupakan parade Warisan Asia keempat yang diadakan di New York. Mei secara resmi ditetapkan sebagai Bulan Warisan AAPI pada 1992 di AS.
Peringatan yang berlangsung selama sebulan penuh tersebut memberikan kesempatan untuk merayakan dan mengakui kontribusi komunitas AAPI terhadap budaya, masyarakat, dan sejarah Amerika selama berabad-abad. Ant/Xinhua
- New York
- manhattan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Perlu Mengulik Potensi Daerah demi Ekonomi Berkelanjutan
-
Unik Ini, Produk Unggulan Wajib Dimiliki Tiap Kecamatan di Batang
-
Pemprov DKI Pastikan Optimalisasi APBD 2026 Penuhi Kebutuhan Warga
-
58 Rig PDSI Siap Jadi "National Drilling Champion", Kunci Ketahanan Energi RI
-
Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati.
-
Gawai Jadi Teman Melaut, Nelayan Pariaman Lebih Mudah Tentukan Lokasi Tangkap
-
Syrian Airlines Terbang Lagi Aktifkan Rute Damaskus-Moskow
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.