Euforia Pecah di Paris Usai PSG Juarai Liga Champions, Ratusan Orang Ditangkap

Minggu, 01 Jun 2025, 10:20 WIB

PARIS – Ribuan pendukung Paris Saint-Germain turun ke jalan-jalan ibu kota Prancis, Minggu (1/6) dini hari WIB untuk merayakan kemenangan bersejarah klub mereka di final Liga Champions. Namun, selebrasi yang semula damai sempat diwarnai kericuhan, dengan hampir 300 orang dilaporkan ditangkap polisi.

PSG tampil gemilang dengan mengalahkan Inter Milan 5-0 di final yang berlangsung di Munich, kemenangan yang disambut gegap gempita oleh 48.000 suporter yang memadati stadion Parc des Princes dan menonton melalui layar besar.

Ket. Foto: Ribuan pendukung Paris Saint-Germain turun ke jalan-jalan ibu kota Prancis, Minggu (1/6) dini hari WIB untuk merayakan kemenangan di final Liga Champions. — Sumber: AFP

Meski mayoritas perayaan berlangsung tertib, polisi Paris melaporkan adanya bentrokan di sekitar kawasan Champs-Elysees dan dekat stadion. Sebagian besar dari mereka yang ditahan dicurigai membawa kembang api atau menyebabkan gangguan ketertiban.

Jurnalis AFP melaporkan bahwa polisi sempat menggunakan meriam air untuk membubarkan massa yang mencoba mendekati Arc de Triomphe.

“Para perusuh di Champs-Elysees mencoba memicu insiden dan berulang kali bentrok dengan polisi dengan melemparkan kembang api dan benda-benda lainnya,” demikian pernyataan pihak kepolisian.

Di luar Paris, sebuah insiden terjadi di Grenoble, Prancis tenggara, ketika sebuah mobil menabrak sekelompok pendukung PSG yang sedang merayakan kemenangan. Empat orang terluka, dua di antaranya dalam kondisi serius. Keempat korban berasal dari keluarga yang sama.

Pengemudi mobil tersebut menyerahkan diri dan telah ditahan. Sumber penyelidikan menyebutkan bahwa insiden itu diyakini tidak dilakukan dengan sengaja.

Sementara itu di Paris, suasana penuh kegembiraan mendominasi jalanan. Pendukung bernyanyi, menari, dan membunyikan klakson untuk merayakan gelar Liga Champions pertama dalam sejarah PSG.

“Sungguh luar biasa dan sangat layak! Kami punya lagu tentang perjuangan kami dan tidak selalu mudah. Tapi tahun ini kami kembali percaya. Tim ini bermain tanpa bintang, tapi mereka adalah 11 pemain yang saling mendukung,” kata Clement (20), salah satu suporter PSG.

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan menjamu para pemain PSG pada hari Senin (2/6) di Istana Élysée sebagai bentuk penghargaan. Dalam unggahannya di X (dulu Twitter), Macron menyebut kemenangan itu sebagai "hari kejayaan bagi PSG."

“Bravo, kami semua bangga. Paris adalah ibu kota Eropa malam ini,” tulis Macron.

Wali Kota Paris Anne Hidalgo juga menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah. PSG dijadwalkan menggelar parade kemenangan di Champs-Elysees pada Minggu sore, dan diperkirakan puluhan ribu pendukung akan hadir menyambut sang juara.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.