Produksi Beras Aman Seiring Pemerintah Tambah SPHP Medium 1 Juta Ton
Senin, 07 Sep 2026, 14:54 WIBJAKARTA â Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan produksi beras nasional terjaga seiring pemerintah menambah alokasi 1 juta ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) medium guna menjaga stabilitas harga selama musim kemarau akibat El Nino.
âKesimpulan semuanya, aman, aman. Produksi dan kebutuhan pangan kita aman,â kata Mentan ditemui usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dan sejumlah kementerian/lembaga terkait di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (07/9).
Adapun, dalam rapat tersebut pemerintah memperkuat pasokan beras ke pasar dengan menambah alokasi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) medium sebanyak 1 juta ton.
Amran mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen. Salah satunya dengan mempercepat penyaluran beras SPHP serta mendorong beras medium dan premium masuk ke jaringan ritel.
âYang pertama, SPHP kita tambah dan beras medium juga premium dorong ke ritel-ritel. Yang kedua, beras pecah atau menir kita stop impornya. Yang ketiga, untuk menekan harga ini, operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah 1 juta ton, kemudian bantuan pangan dipercepat,â tegasnya.
Menurut Mentan kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah menghadapi periode musim kemarau yang berpotensi menekan produksi dan pasokan di pasar. Pemerintah tidak menunggu tekanan pasokan terjadi, tetapi mengambil langkah lebih awal dengan memperkuat distribusi beras kepada masyarakat.
Dalam rapat tersebut, pemerintah memutuskan penambahan 1 juta ton beras SPHP medium untuk memperkuat ketersediaan beras di pasar. Beras tersebut akan disalurkan melalui berbagai saluran distribusi agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.
Mentan Amran menegaskan, selain memperkuat pasokan beras, pemerintah juga mempercepat bantuan pangan dan melakukan operasi pasar secara besar-besaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh beras.
âSudah didorong. Bulog kami minta percepat. Bulog minta percepat,â tegas Mentan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penambahan tersebut merupakan keputusan pemerintah untuk memperkuat pasokan dan menjaga harga beras di pasar.
âUntuk merespons itu, maka kami baru saja rapat memutuskan: kita tambah suplainya untuk beras subsidi yang kita kenal dengan SPHP. SPHP medium. Kita tambah lagi tadi 1 juta ton,â kata Zulkifli.
Karena itu, pemerintah menambah 1 juta ton SPHP medium yang akan disalurkan pada periode Oktober hingga Desember 2026 dan dilanjutkan hingga memasuki masa panen berikutnya. Beras SPHP tersebut ditujukan untuk menjaga pasokan sekaligus menekan kenaikan harga di pasar.
- Kementan
- Beras SPHP
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
PBB: Dunia Harus Hadapi Kenyataan Peningkatan Suhu Global Melebihi 1,5 derajat Celcius
-
Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
-
Polda Jatim Dalami Motif Pelempar Bom Molotov ke Pos Lantas
-
Blitar Kekeringan, Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk Warga
-
Ketum PBNU sampaikan LPJ kepengurusan di Muktamar ke-35
-
Setelah 1.120 Hektare Terdampak Karhutla Bromo Akhirnya Terkendali
-
Dukung Petani Lokal, Sri Lanka Kembangkan 'Drone' Pertanian
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.