Melalui Diklat ICAO GSI-AIR, Kemenhub Tingkatkan Kompetensi Instruktur Penerbangan 

Jumat, 30 Mei 2025, 13:45 WIB

TANGERANG – Sebagai bagian dari komitmen kuat dalam mendukung kompetensi inspektur kelaikudaraan, serta memperkuat pengawasan keselamatan penerbangan di tingkat regional, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) menyelenggarakan Diklat Internasional ICAO Government Safety Inspector Airworthiness - Air Operator and Approved Maintenance Organization Certification (GSI-AIR).

Program ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Train the Trainer (TTP) untuk memperluas jumlah Instruktur Berkualifikasi ICAO di wilayah Asia-Pasifik.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Istimewa

Program Diklat ini terselenggara atas kerja sama antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) dengan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), program ini  berlangsung selama 15 hari pada tanggal 12–28 Mei 2025. Pelaksanaannya ditutup langsung oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU), Sokhib Al Rokhman pada Kamis. (28/5)

"Kami harapan agar kegiatan ini dapat menambah pengalaman, meningkatkan pengetahuan, memperluas jaringan, serta membangkitkan semangat belajar para inspektur penerbangan," kata Sokhib dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menyampaikan bahwa kolaborasi yang baik seperti ini merupakan kunci dalam menghasilkan SDM yang unggul dan bertanggung jawab dalam pengawasan keselamatan penerbangan nasional dan global.

Dirinya juga ingin menyampaikan penghargaan kepada Kepala PPSDMPU beserta jajarannya, khususnya tim penyelenggara, atas penyelenggaraan dan koordinasi yang sangat baik sehingga pelatihan ini berlangsung dengan lancar.

"Komitmen kuat sebagai tuan rumah dan penyelenggara memainkan peran penting dalam mendukung tujuan keselamatan penerbangan nasional dan global,” tegas Sokhib.

Diklat yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di kawasan Asia-Pasifik melalui pengembangan kompetensi inspektur di bidang Kelaikudaraan (AIR), Operasi Penerbangan (OPS), dan Perizinan Personel (PEL) dengan pendekatan “Train the Trainer” ini diikuti sebanyak 7 (tujuh) orang inspektur Penerbangan dari DKPPU. 

Selain itu, program yang berlangsung selama 15 hari ini juga dirancang untuk memperkuat kompetensi inspektur dalam proses sertifikasi terhadap Operator Udara dan Approved Maintenance Organizations (AMOs).

Pelaksanaan Program ini Sejalan dengan tujuan Regional Training Cooperation Framework (RTCF)—yang menargetkan pengembangan enam instruktur baru dalam kurun waktu dua tahun—pelaksanaan pelatihan ICAO Government Safety Inspector (GSI) – Airworthiness tahun ini dijadwalkan sebagai bagian penting dari pencapaian tujuan tersebut. 

Sedangkan Instruktur ICAO GSI-AIR, Mr. Stephen Gichuki, turut menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan diklat ini sebagai wujud dukungan terhadap kampanye ICAO “No Country Left Behind”, yang berfokus pada peningkatan kemampuan pengawasan keselamatan penerbangan secara global.

PPSDMPU juga memberikan kesempatan kepada Farid Imam Wahyudin, salah satu calon ICAO Qualified Instructor, untuk melaksanakan On The Job Training (OJT) sebagai bagian dari proses menuju kualifikasi sebagai Instruktur ICAO GSI-AIR.

"Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memenuhi persyaratan sebagai instruktur berkualifikasi ICAO di masa mendatang," katanya.

Diklat ini ditutup dengan pemberian sertifikat kepada para peserta serta plakat penghargaan kepada instruktur oleh Kepala PPSDMPU.

  • Instruktur Penerbangan

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.