Foto: Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestle Boost Optimum Hadirkan Program “Bakti Sepanjang Usia Membangun Komunitas Peduli Lansia

  • Ads

    Foto 1 Foto 2 Foto 3 Foto 4 Foto 5
    📅 Kamis, 29 Mei 2025, 08:26 WIB
    Foto:  Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestle Boost Optimum Hadirkan Program “Bakti Sepanjang Usia Membangun Komunitas Peduli Lansia

    Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestlé Boost Optimum menyelenggarakan Health Talk Show inspiratif yang merupakan bagian dari program “Bakti Sepanjang Usia” pada Rabu, 28 Mei 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini didukung oleh Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, dan PP PERGEMI. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, S.T., MIDS menyampaikan, “Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua yang ditandai dengan penduduk lansia melebihi 10% dari total penduduk. Pada 2024, ada 21 provinsi yang persentase lansianya melebihi 10% dari total penduduk di provinsi tersebut. Pada 2021, di saat angka harapan hidup meningkat menjadi 71,57 tahun, namun angka harapan hidup sehat hanya 60,7 tahun. Artinya, rata-rata lansia menjalani 11 tahun kehidupannya dalam kondisi sakit. Seiring bertambahnya usia, lansia menghadapi masalah kesehatan kronis dan penurunan fungsi fisik. Kondisi ini menurunkan kualitas hidup lansia, dan jika tidak diatasi, akan semakin meningkatkan beban keluarga dan sistem kesehatan nasional

    20250529075225_1000940202.jpg

    Memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2025, Nestlé Boost Optimum menyelenggarakan Health Talk Show inspiratif yang merupakan bagian dari program “Bakti Sepanjang Usia” pada Rabu, 28 Mei 2025 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini didukung oleh Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, dan PP PERGEMI. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum, S.T., MIDS menyampaikan, “Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua yang ditandai dengan penduduk lansia melebihi 10% dari total penduduk. Pada 2024, ada 21 provinsi yang persentase lansianya melebihi 10% dari total penduduk di provinsi tersebut. Pada 2021, di saat angka harapan hidup meningkat menjadi 71,57 tahun, namun angka harapan hidup sehat hanya 60,7 tahun. Artinya, rata-rata lansia menjalani 11 tahun kehidupannya dalam kondisi sakit. Seiring bertambahnya usia, lansia menghadapi masalah kesehatan kronis dan penurunan fungsi fisik. Kondisi ini menurunkan kualitas hidup lansia, dan jika tidak diatasi, akan semakin meningkatkan beban keluarga dan sistem kesehatan nasional

    20250529075225_1000940204.jpg

    Peserta menimbang masa otot badan saat mengikutiprogram “Bakti Sepanjang Usia” dengan rangkaian aktivitas Aktif dan Inklusif bagi Komunitas Lansia 

    20250529075227_1000940206.jpg

    Peserta lansia menikmati olah gerak otot dengan sepeda status saat mengikuti program “Bakti Sepanjang Usia” dengan rangkaian aktivitas Aktif dan Inklusif bagi Komunitas Lansia

    20250529075226_1000940207.jpg

    Asisten Deputi Kesejahteraan Lanjut Usia dan Penyandang Disabilitas Kemenko PMK Ricky Radius Siregar (kedua kiri), Business Executive Officer Nestlé Health Science Erfin Suraida (kedua kanan) bersama dengan Pembina PP PERGEMI, Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM (kanan) menyampaikan pentingnya peran keluarga

Berita Foto Terkait

Lihat berita foto lainnya di halaman : Kumpulan Berita Foto
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.