Yogyakarta Gencarkan Aktivasi IKD Lewat Strategi Jemput Bola
Selasa, 27 Mei 2025, 09:50 WIBPemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menggencarkan program jemput bola untuk meningkatkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kalangan masyarakat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta Septi Sri Rejeki di Yogyakarta, Senin, mengatakan hingga kini capaian aktivasi IKD di wilayahnya telah mencapai 7,23 persen atau melampaui target 2025 yang ditetapkan sebesar enam persen.
"Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah sampai nanti akhir tahun 2025," ujar dia.
Menurut Septi, program jemput bola menjadi salah satu strategi utama mendorong percepatan aktivasi IKD di tengah masyarakat. Program ini telah dilaksanakan sejak IKD resmi diluncurkan pada 2022.
Untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, kata dia, kegiatan jemput bola dilakukan di wilayah-wilayah kelurahan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Selain itu, Disdukcapil juga menyasar perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.
"Harapannya dengan berbagai upaya ini, capaian aktivasi IKD di Kota Yogyakarta dapat terus meningkat," ujar Septi.
Meskipun demikian, menurut dia, proses aktivasi tidak selalu berjalan mulus lantaran masih banyak masyarakat yang merasa khawatir akan keamanan data pribadi mereka, serta terdapat kendala teknis seperti smartphone yang tidak mendukung aplikasi IKD.
"Ada masyarakat yang masih khawatir dengan keamanan data mereka. Ada juga yang smartphone-nya tidak mendukung ketika diinstal aplikasi IKD. Selain itu, masih ada warga Kota Yogya yang tempat tinggalnya di luar kota sehingga saat kita lakukan jemput bola, mereka tidak bisa ditemui," kata dia.
Hal itu dibenarkan oleh salah satu petugas Dindukcapil Kota Yogyakarta Peni Kurniawati yang mengaku kerap menemui warga yang masih khawatir untuk melakukan aktivasi IKD.
"Untuk itu sebelum masyarakat melakukan aktivasi IKD, kami jelaskan kepada mereka tentang aplikasi tersebut," kata dia.
Peni mengingatkan masyarakat yang ingin memanfaatkan program jemput bola diharapkan membawa KTP atau kartu keluarga (KK), dan smartphone yang telah diinstall aplikasi IKD.
"Waktunya pun tidak lama, biasanya kurang dari lima menit sudah selesai," ujarnya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Enam Fenomena Langit Bakal Terjadi di Bulan Desember Ini
-
Patrick Kluivert Akhirnya Datang ke Indonesia, Promotor Akui Sempat Sulit Yakinkan
-
Demi Kesehatan Warga, Tuberkulosis Lampung Digerpol Ramai-ramai
-
DKI Jakarta Targetkan Juara Umum Peparnas 2028
-
Legenda Real Madrid Santamaria Wafat di Usia 96 Tahun
-
Manchester United Taklukkan Chelsea 1-0 lewat Gol Tunggal Matheus Cunha
-
Menko AHY: Festival Cap Go Meh Kirim Pesan Harmoni di Tengah Ketidakpastian Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.