Rupiah Berpotensi Melemah Lanjutan Hari Ini (27/5)
Selasa, 27 Mei 2025, 08:38 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (27/5), seiring berlanjutnya aksi ambil untung. Aksi profit taking diperkirakan akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang kembali tidak konsisten akhir-akhir ini.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat profit taking diperkirakan masih akan terjadi, seiring absennya sejumlah data penting ekonomi, baik domestik maupun mancanegara.
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (27/5), bergerak melemah terbatas di kisaran 16.200 - 16.300 rupiah per dollar AS.Â
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan, Senin (26/5), di Jakarta melemah sebesar 32 poin atau 0,19 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.249 rupiah per dollar AS.
â(Pelemahan rupiah) dari domestik dipengaruhi oleh aksi profit taking di pasar saham terkait dengan hari kerja yang lebih pendek dalam pekan ini,â ujar Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova di Jakarta.
Menurut dia, indeks bursa sudah melesat tinggi dari posisi terendahnya pada tahun ini, sehingga investor hanya merealisasikan keuntungan saja.
Di sisi lain, pernyataan hawkish dari Federal Reserve (The Fed) terkait ketidakpastian kebijakan tarif AS juga mempengaruhi kurs rupiah âAda kekhawatiran dari The Fed jika kebijakan tarif Trump akan mengakibatkan inflasi dan tingkat pengangguran yang tinggi,â ucap Rully.
Senada, Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi menyampaikan bahwa The Fed mengkhawatirkan ketidakpastian ekonomi.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Oklahoma City Thunder Kalahkan Los Angeles Lakers 123-87
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.