Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Tarif Trump terhadap Apple Berimbas pada Samsung, Harga Ponsel Bisa Naik Drastis

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Ancaman Tarif Trump terhadap Apple Berimbas pada Samsung, Harga Ponsel Bisa Naik Drastis Doc: Shutterstock

JAKARTA - Sejak Presiden Donald Trump resmi menjabat pada Januari, istilah tarif menjadi topik hangat yang terus mengemuka dalam setiap diskusi publik. Dalam kampanye sebelumnya, Trump berjanji akan menggunakan kebijakan tarif sebagai alat negosiasi terhadap perjanjian dagang yang menurutnya merugikan Amerika Serikat serta memaksa perusahaan besar untuk memulangkan produksi ke dalam negeri.

Sejak saat itu, presiden mulai merealisasikan janji tersebut dengan mengenakan atau mengancam akan mengenakan tarif terhadap berbagai jenis barang dan negara-negara tertentu. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintahan untuk mengatur ulang lanskap perdagangan global yang dinilai merugikan industri dalam negeri.

Salah satu perusahaan besar yang menjadi target utama kebijakan perdagangan Trump adalah Apple. Ia secara terang-terangan menyuarakan keinginannya agar Apple memindahkan seluruh lini produksi iPhone ke Amerika Serikat, meskipun diketahui bahwa proses tersebut sangat kompleks dan penuh tantangan.

“iPhone yang diproduksi di tempat lain akan dikenakan tarif sebesar 25% jika dibawa ke AS untuk dijual,” tegas Presiden Trump dalam pernyataannya minggu lalu.

Kutipan ini menegaskan ketegasan presiden dalam menekan Apple untuk menghentikan ketergantungannya pada manufaktur luar negeri, khususnya di China.

Apple, dalam upaya merespons tekanan tersebut, telah menyampaikan kesiapan bekerja sama dengan pemerintah AS dalam urusan perdagangan. Salah satu langkah nyata adalah rencana mereka untuk memindahkan sebagian proses produksi iPhone dari China ke India, meskipun keputusan itu tampaknya belum cukup memuaskan keinginan Presiden Trump.

Masalah yang muncul dari langkah presiden ini tidak hanya berimbas kepada Apple, tetapi juga menyentuh perusahaan besar lain seperti Samsung. Perusahaan asal Korea Selatan itu memproduksi sebagian besar ponsel Galaxy-nya di India dan Vietnam, dua negara yang mungkin akan menjadi sasaran tarif tambahan jika kebijakan tersebut diterapkan secara menyeluruh.

Jika tarif sebesar 25% benar-benar diterapkan pada seluruh ponsel pintar impor, Samsung akan menghadapi lonjakan biaya produksi yang signifikan. Tidak realistis jika perusahaan harus menanggung seluruh beban kenaikan ini tanpa membebankannya kepada konsumen.

Laporan dari media Korea memperkirakan bahwa harga ponsel Samsung di pasar Amerika Serikat bisa melonjak hingga 40% lebih mahal dibandingkan harga saat ini. Kenaikan harga yang tajam ini diprediksi akan menyulitkan konsumen AS untuk membeli perangkat Samsung secara langsung atau meningkatkan beban cicilan bulanan mereka melalui penyedia layanan telekomunikasi.

Di sisi lain, biaya produksi ponsel Samsung kemungkinan akan semakin meningkat karena produsen chipset Qualcomm dikabarkan akan menaikkan harga prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 2. Prosesor ini digunakan dalam banyak perangkat Samsung, sehingga kombinasi kenaikan harga komponen dan tarif impor akan memperburuk tekanan biaya produksi.

Dengan demikian, walaupun kebijakan tarif ini ditujukan langsung kepada Apple, dampak nyata dari implementasinya akan meluas dan memengaruhi seluruh industri smartphone, termasuk pesaing terdekat Apple. Kebijakan ini bisa menjadi tantangan berat yang harus dihadapi Samsung di pasar Amerika Serikat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Ekonomi
BPS Catat 319 Daerah Hadapi...
Daerah
Fenomena Super New Moon, Su...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.