Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saham Eropa Melonjak Setelah Trump Tunda Ancaman Tarif, Sektor Mobil dan Mewah Memimpin Kenaikan

📅 Senin, 26 Mei 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Saham Eropa Melonjak Setelah Trump Tunda Ancaman Tarif, Sektor Mobil dan Mewah Memimpin Kenaikan Doc: Reuters

JAKARTA - Pasar saham Eropa dibuka menguat tajam pada Senin (26/5), menghapus kerugian yang diderita pada sesi sebelumnya setelah Presiden AS Donald Trump menunda ancaman tarif 50% terhadap Uni Eropa. Indeks acuan STOXX 600 naik 0,9% pada pukul 08.22 GMT, membalikkan penurunan 0,9% pada Jumat lalu yang dipicu oleh pernyataan mendadak Trump soal tarif atas barang dari Eropa.

Kabar penundaan tersebut datang setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen meminta lebih banyak waktu untuk menyelesaikan kesepakatan. Trump akhirnya memperpanjang tenggat waktu dari 1 Juni menjadi 9 Juli 2025.

Indeks otomotif dan suku cadang (.SXAP) yang sangat sensitif terhadap tarif, menguat 1,1%, dipimpin oleh Stellantis (+2,5%), Mercedes (+1,9%), dan Valeo (+4,9%).

Saham-saham mewah seperti Kering, LVMH, dan Richemont naik antara 0,9%-1,4%, seiring harapan membaiknya akses pasar AS.

Sektor perbankan (.SX7E) melonjak 1,2%, sementara teknologi (.SX8P) menguat 1,7%.

Indeks kedirgantaraan dan pertahanan (.SXPARO) memimpin dengan kenaikan 1,8%.

Euro menguat, bersama mata uang-mata uang berisiko lainnya, akibat pelemahan dolar AS.

Indeks saham berjangka AS naik lebih dari 1,3%, meski perdagangan di pasar AS dan Inggris terbatas karena libur umum.

Thyssenkrupp mencatat lonjakan terbesar di Jerman, naik 6,7%, setelah laporan bahwa perusahaan akan memisahkan divisi kapal perangnya dalam rapat umum pemegang saham Agustus nanti.

Analis pasar senior Ipek Ozkardeskaya dari Swissquote Bank mengingatkan bahwa narasi pasar saat ini sangat cair dan berubah cepat.

"Apa pun yang benar saat ini mungkin tidak benar dalam waktu sekitar 10 menit," katanya, menekankan perlunya kehati-hatian terhadap kebijakan Trump yang mudah berubah.

Investor kini juga semakin mewaspadai prospek ekonomi AS, terutama setelah Moody’s memangkas peringkat kredit AS pada 16 Mei. Kombinasi ketegangan dagang dan masalah fiskal membuat sebagian pelaku pasar mulai mengurangi eksposur terhadap aset AS, yang selama ini dianggap paling aman.

Pasar saham Eropa mendapat angin segar dari penundaan tarif AS, meski sentimen pasar tetap rapuh dan penuh ketidakpastian. Fokus investor kini bergeser ke pembicaraan lanjutan antara AS dan UE menjelang tenggat baru 9 Juli, serta perkembangan arah kebijakan perdagangan dan fiskal AS di bawah pemerintahan Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.