Gubernur Bengkulu: Pembangunan Rumah Korban Gempa Selesai dalam Satu Bulan

Senin, 26 Mei 2025, 18:43 WIB

BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyebutkan upaya pembangunan ulang rumah warga terdampak gempa bumi ditargetkan selesai dalam satu bulan.

"Target paling lama satu bulan," kata Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Senin(26/5).

Ket. Foto: Proses pembangunan kembali rumah warga terdampak gempa bumi di Provinsi Bengkulu. — Sumber: ANTARA

Pemerintah Provinsi Bengkulu pun membuat tim kerja, satu tim untuk pembangunan satu rumah, dan mulai Senin 26 Mei 2025 ini pembangunan langsung dimulai.

Rumah yang dibangun, yakni rumah dengan kategori rusak total atau rusak berat yang tidak bisa lagi bangunan awalnya dipakai atau diperbaiki.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak terkait juga telah menyelesaikan pembersihan puing bangunan pada Minggu 25 Mei 2025.

"Ini langsung (yang rusak total nanti yang prioritas, barang-barang dikeluarkan dulu setelah itu semuanya diratakan mulai dibangun," kata dia.

Helmi menekankan tugas pembangunan merupakan tugas pemerintah daerah dengan pihak terkait, tidak ada pemberian beban kepada masyarakat untuk harus ikut terlibat membangun ulang.

"(Kalau ada masyarakat yang ingin ikut terlibat) intinya adalah masyarakat (bentuknya) partisipasi," kata dia.

Deputi 1 BNPB Raditya Jati secara khusus mengapresiasi seluruh upaya pemerintah daerah setempat yang responsif memberikan dukungan kepada masyarakat.

"Secara umum, seluruh warga pun secara mandiri dan bergotong royong untuk bangkit bersama menghadapi bencana gempa bumi," katanya.

Pada Minggu, 25 Mei 2025, pemerintah fokus pembersihan puing reruntuhan bangunan dan demolisi, atau pembongkaran rumah rusak yang rawan roboh untuk dibangun kembali. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses tersebut.

Menurut data terakhir, ada sebanyak tujuh rumah rusak berat di Perumahan Rafflesia Asri yang akan dibangun kembali dan menjadi prioritas utama. Selebihnya, sebanyak 40 rumah rusak sedang dan rusak ringan akan direhabilitasi sampai pulih seperti sedia kala.

Selama proses demolisi, semuanya berjalan dengan lancar, tidak ada warga yang menentang atau menghalangi petugas. Warga justru antusias karena memang rumah mereka sudah mengalami kerusakan dan sudah saatnya mendapat perbaikan atau pembangunan kembali.

Hal itu tentunya mempercepat proses sehingga warga tidak lama lagi akan memiliki hunian yang lebih layak pasca-gempa, sebagaimana yang menjadi rekomendasi dan pendampingan dari BNPB.

Setelah semuanya selesai, tahap selanjutnya adalah membangun kembali hunian warga oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu menggunakan berbagai sumber pendanaan, mulai dari kas daerah, bantuan bupati wali kota se-Provinsi Bengkulu, forum CSR hingga Baznas.

  • Pembangunan Rumah Korban Gempa

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.