Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendes Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Tenggara

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mendes Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sulawesi Tenggara Doc: ANTARA
Ket. Mendes dan PDT Yandri (kiri) saat saat diwawancarai di Kendari, Sulawesi Tenggara (25/5/2025).

KENDARI (25/5) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyosialisasikan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di 1908 desa dan 377 kelurahan se-Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mendes Yandri saat ditemui di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa kunjungannya ke Kendari dan Konawe Selatan untuk melihat kesiapan desa-desa di Sultra dalam pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Dia mengungkapkan, dari laporan yang diterima kesiapan desa-desa dan kelurahan di Sultra untuk tahapan pembentukan Koperasi Merah Putih sudah hampir 70 persen.

"Memang sekarang tahapnya sedang dilakukan musyawarah desa khusus untuk pembentukan koperasi ini dan kami meyakini Sultra bisa 100 persen di akhir Mei ini," kata Yandri.

Ia menjelaskan, usai tahapan sosialisasi tersebut Kemendes PDT akan menerangkan pembentukan badan hukum koperasi desa yang terbentuk, termasuk pembiayaan akta notaris dan sumber dana yang bisa digunakan anggota dalam mengelola usaha di koperasi.

Dia menyampaikan, untuk biaya pembentukan badan hukum di notaris senilai Rp2,5 juta yang sumber pembiayaannya bisa dari dana operasional desa, bantuan pemerintah provinsi, maupun pemda kabupaten dan kota setempat.

"Setelah itu nanti koperasi diusulkan ke Kementerian untuk buatkan badan hukumnya. Kemudian nanti dijelaskan lagi bagaimana pembiayaan dan model bisnisnya," jelas Yandri.

Ia menyebut tahapan ini agar program Koperasi Merah Putih yang diwacanakan Presiden Prabowo benar-benar bisa dipahami aparat desa dan anggota koperasi yang sudah terbentuk. Upaya tersebut untuk memperkuat ekonomi rakyat yang mandiri melalui koperasi dan membangun ekonomi desa.

"Tadi apa yang kami sampaikan kelihatannya dipahami betul oleh para kepala desa dan lurah dalam sosialisasi ini," ucap Yandri.

Ia menyampaikan Kemendes akan melihat bentuk koperasi di setiap desa sesuai dengan ciri khas maupun ketersediaan sumber daya yang ada di desa tersebut. Begitu pula pengelolaan koperasi untuk desa yang lokasinya berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di tempat yang sama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menambahkan, untuk percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih dari total 2.285 desa dan kelurahan di Sultra ada sekira 1.557 yang sudah selesai melaksanakan musyawarah desa dan musyawarah pembangunan kelurahan.

"Yang telah terbit akta notarisnya sebanyak 58 koperasi desa/kelurahan atau 25 persen, sementara dalam proses akta notaris 113 koperasi," sebutnya.

Pihaknya meyakini seluruh desa dan kelurahan se-Sultra akan selesai melaksanakan musyawarah khusus sesuai target pada 31 Mei 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.