Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo: Hubungan RI–Tiongkok Sudah Terjalin Sejak Era Cheng Ho

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo: Hubungan RI–Tiongkok Sudah Terjalin Sejak Era Cheng Ho Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam agenda Indonesia-China Business Reception yang digelar di Jakarta, Sabtu (24/5).

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan Tiongkok telah terjalin jauh sebelum dibukanya hubungan diplomatik resmi kedua negara.

Presiden, saat berpidato dalam acara Indonesia-China Business Reception yang digelar di Jakarta, Sabtu (24/5), menyebut kedekatan sejarah kedua negara berlangsung sejak Era Laksamana Cheng Ho.

“Malam ini saya berdiri di hadapan Anda semua, dengan rasa hormat dan rasa syukur, kita sekarang sedang menyaksikan sebuah momentum penting dalam sejarah hubungan antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Ia menyebut bahwa hubungan perdagangan dan persahabatan antara kedua bangsa besar itu telah berlangsung selama ratusan tahun, bahkan tercatat dalam berbagai prasasti sejarah di Indonesia.

"Dua bangsa besar yang telah menjalin persahabatan dan perdagangan selama ratusan tahun," ujarnya.

Presiden juga menyinggung pelayaran legendaris Laksamana Cheng Ho ke Nusantara sebagai simbol kuat hubungan masa lalu yang masih dikenang hingga kini.

“Pelayaran Laksamana Cheng Ho ke Nusantara sampai sekarang dikenang dan terdapat banyak monumen terhadap kunjungan tersebut, bahkan juga hubungan antara rakyat kita sangat erat,” katanya.

Lebih jauh, Presiden Prabowo bahkan menyatakan bahwa keterikatan antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok bukan hanya historis dan budaya, tetapi juga biologis.

“Saya kira di bangsa Indonesia kalau dicek genetiknya, DNA-nya, saya kira banyak DNA kita adalah DNA dari Tiongkok,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Kunjungan Perdana Menteri Li Qiang ke Indonesia membawa rombongan sekitar 60 pengusaha besar, baik yang telah maupun yang baru menjajaki peluang investasi di Indonesia.

Menteri Investasi Rosan Roeslani menyebut forum bisnis bersama Kadin Indonesia yang dihadiri lebih dari 100 pengusaha dari kedua negara menjadi momentum strategis untuk membentuk kesepakatan konkret.

Kunjungan ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik RI–Tiongkok dan akan difokuskan pada penguatan kerja sama ekonomi dan strategis lintas sektor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.