Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan Pengunjung, Destinasi Wisata Tugu Nol Kilometer di Aceh Ditutup Sementara

📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 14:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Keselamatan Pengunjung, Destinasi Wisata Tugu Nol Kilometer di Aceh Ditutup Sementara Doc: ASPPI Aceh
Ket. Wisatawan menunjukkan kondisi Tugu Nol Kilometer di Sabang, Aceh, Jumat (23/5/2025).

BANDA ACEH - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menutup sementara kunjungan wisatawan. 

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Sabtu (24/5) mengatakan, penutupan kunjungan ke tempat tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan kunjungan itu untuk keselamatan pengunjung.

"Kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Taman Wisata Alam, Kota Sabang, ditutup sementara demi keamanan pengunjung karena ada potensi bahaya terhadap ornamen tugu yang sudah rusak," katanya.

Saat ini, kata dia, sedang ada perbaikan Tugu Nol Kilometer. Penutupan kunjungan terhitung mulai 22 Mei 2025 tersebut sampai perbaikan selesai dan tugu tersebut dinyatakan aman untuk dikunjungi.

"Penutupan kunjungan ini untuk mengantisipasi bahaya bagi pengunjung atau wisatawan terhadap ornamen tugu yang sudah rusak dan dapat jatuh sewaktu-waktu," katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh Azwani Awi mengatakan, kondisi Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh, Kota Sabang, memprihatinkan. Bangunan tugu tersebut juga membahayakan pengunjung.

"Kami berharap ada perhatian serius terhadap kondisi Tugu Nol Kilometer tersebut, sehingga tidak membahayakan pengunjung dan timbul korban jiwa," kata Azwani Awi yang mengatakan dirinya bersama sejumlah wisatawan mengunjungi tugu tersebut pada Jumat (23/5).

Ia menyebutkan ornamen kerawang atau motif khas Aceh di atas tugu telah lepas. Begitu juga dengan ornamen rencong sudah bergelantungan dan tinggal menunggu lepas serta terjatuh.

"Tugu Nol Kilometer tersebut merupakan ikon pariwisata di Provinsi Aceh, khususnya Kota Sabang. Untuk itu, perlu perhatian serius agar tugu tersebut tidak membahayakan wisatawan," kata Azwani Awi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.