Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos pastikan Sekolah Rakyat siap dirintis di 100 titik

2 Jumat, 23 Mei 2025, 15:40 WIB | Oleh:
Mensos pastikan Sekolah Rakyat siap dirintis di 100 titik Mensos pastikan Sekolah Rakyat siap dirintis di 100 titik Doc: ANTARA/Devi Nindy
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf ditemui di Desa Telaga, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (23/5).

Serang -- Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan program Sekolah Rakyat sebagai gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas mulai dirintis di 100 titik pada 2025.

"Ini adalah idenya Presiden Prabowo, untuk memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan yang berkualitas, terutama untuk keluarga yang tidak mampu," ujar dia di Kabupaten Serang, Banten, Jumat.

Dia menjelaskan Sekolah Rakyat ditujukan keluarga miskin ekstrem yang banyak anak putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA.

“Presiden ingin memuliakan keluarga yang tidak mampu, ingin mereka bisa sekolah tapi dengan fasilitas sekolah unggulan,” kata dia.

Ia menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, proses renovasi terhadap 65 gedung yang akan digunakan sebagai lokasi sementara waktu sedang berlangsung.

"Sifatnya sementara. Hanya satu tahun, untuk kemudian tahun depan akan berpindah ke bangunan prototipe yang lebih permanen," ujar dia.

Gedung Sekolah Rakyat prototipe ke depan akan menampung lebih dari seribu siswa untuk tiga jenjang sekaligus, yaitu SD, SMP, dan SMA. Presiden menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat, termasuk milik pemerintah provinsi.

Saifullah Yusuf menyebutkan hingga hari ini terdapat tambahan 35 lokasi yang sudah diajukan untuk Sekolah Rakyat sehingga total 100 titik rintisan yang akan dimulai.

“Insyaallah, hari ini akan dimulai pembelajaran rintisan Sekolah Rakyat di 100 titik, 50 persen lebih berada di Pulau Jawa. Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat” kata dia.

Untuk Provinsi Banten, kata dia, masih dalam tahap konsolidasi.

“Kalau untuk usulan lahan sudah. Tapi untuk memulai rintisan ini saya masih terus koordinasi,” ujar mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu.

Target operasional Sekolah Rakyat ditetapkan pada Juli 2025.

“Mudah-mudahan Juli sudah bisa dimulai di beberapa titik rintisan sekolah rakyat tahun ini,” ujar dia.

Saat ini, pihaknya sedang mematangkan tiga jenis kurikulum yang akan diterapkan, yakni kurikulum matrikulasi atau pengenalan, pembelajaran formal, serta pendidikan karakter.

Ia berharap, melalui sekolah rakyat, anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi, serta ikut mendorong kemajuan daerah masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

40 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.