Masih Ada Pelatihan Menulis Budaya dan Kearifan Lokal, di Mana Ini
Jumat, 23 Mei 2025, 11:31 WIBBANGKA BARAT â Aneh hari gini masih ada pelatihan untuk menulis materi budaya dan kearifan lokal. Di mana itu? Ini dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ada  60 peserta. Mereka dilatih agar mampu menulis materi budaya dan kearifan lokal daerah itu. "Bimbingan teknis ini merupakan kegiatan tahap kedua. Sebelumnya kami berikan materi terkait dengan teknik penulisan," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansah di Bangka Barat.
Dengan kegiatan itu diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para peserta untuk memulai menulis tentang kebudayaan lokal. Sebab objek kebudayaan yang ada Bangka Barat cukup banyak dan beragam. Contoh, kuliner, permainan tradisional, olahraga, manuskrip, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, dan seni.
"Setelah para peserta membuat tulisan, hasil dari karya tersebut kemudian akan dikumpulkan untuk dicetak menjadi buku antologi kebudayaan Bangka Barat," katanya.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Eka Octawianto menjelaskan, sebanyak 60 orang peserta berasal dari kelompok pelajar, komunitas penulis, komunitas literasi dan para guru.
Kegiatan dipandu narasumber Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat sekaligus pegiat budaya Bambang Haryo Suseno, pemerhati manuskrip Surya Musrin dan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat.
"Kami berharap para peserta menjadi mampu menulis tentang budaya dan kearifan lokal, karena untuk penulisan mengenai budaya yang ada Kabupaten Bangka Barat sampai saat ini masih jarang," katanya.
Selain mendorong kebiasaan menulis, melalui kegiatan itu juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada warga lainnya untuk melakukan pendokumentasian budaya lokal dalam bentuk tulisan. "Semoga dengan kegiatan ini kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat bisa dikenal di tingkat nasional," katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Bayern Muenchen Ditahan Schalke Tanpa Gol, Peluang Menang Terbuang
-
Toto Wolff: Generasi Kimi Antonelli Lebih Siap Menuju Kesuksesan di Formula 1
-
Harga Cabai Rawit Rp87.250/Kg, Telur Ayam Rp31.450/Kg
-
Stabilkan Harga, Bapanas dan Kementerian Pertanian Fasilitasi Distribusi Cabai
-
Mulai Hari Ini, Tarif Bus Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Rp15.000
-
Tingkatkan Produksi Susu, Jateng Gunakan Teknologi Inseminasi Buatan untuk Atur Jenis Kelamin Anak Sapi.
-
Proyek normalisasi Dermaga Perikanan Karangantu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.