KKP Berkomitmen Atasi Perubahan Iklim dengan Memperluas Kawasan Konservasi Laut
Jumat, 23 Mei 2025, 18:10 WIBJAKARTA - Perluasan kawasan konservasi laut menjadi strategi utama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap biota laut dan ekosistem perairan Indonesia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan dengan memperluas konservasi, maka seluruh biota laut termasuk ekosistem seperti terumbu karang dan padang lamun dapat terlindungi secara menyeluruh dan tidak terganggu oleh aktivitas manusia.
"Makanya, kita perluas konservasi. Dengan memperluas konservasi, itu seluruh biota termasuk ekosistem kaya koral, padang lamun itu bisa terjaga," kata Trenggono ditemui di sela menghadiri "16th Anniversary of CTI-CPF and Coral Triangle Day 2025" di Jakarta.
Menurutnya, konservasi laut yang dijaga dengan baik sangat penting mengingat perairan Indonesia dilintasi oleh sirkulasi termohalin yang membuat wilayah ini strategis dalam menyerap dampak perubahan iklim global.
Trenggono menyebut jika perubahan iklim tidak diantisipasi, maka kerugian terhadap sektor kelautan sangat besar meski angka pasti kerugian belum dihitung secara rinci oleh kementeriannya.
Ia menyoroti laut memiliki potensi serapan karbon lima kali lebih besar daripada hutan darat, sehingga kawasan konservasi laut berperan besar dalam mitigasi perubahan iklim dunia.
"Karena konservasi kan harus protected, nggak boleh diganggu. Itu kan jadi concern kita, itu penting banget karena kan dengan alam Indonesia yang dilintasi oleh sirkulasi termohalin, ini kan paling bagus," ucapnya.
Untuk itu, KKP menargetkan perluasan kawasan konservasi laut hingga mencapai 30 persen dari wilayah laut Indonesia atau sekitar 97,5 juta hektare pada tahun 2045 mendatang.
Trenggono menambahkan bahwa pihaknya telah menginisiasi usulan ke International Maritime Organization (IMO) agar kawasan konservasi tidak dilintasi kapal logistik, penumpang, wisata, maupun kapal penangkap ikan demi menjaga kelestarian.
"Kita sudah inisiasi juga untuk kita bawa ke IMO. Supaya ruang konservasi yang di laut ini tidak dilintasi," jelasnya. Saat ini, lanjut Trenggono, kawasan konservasi laut Indonesia telah mencapai 29 juta hektare, dan KKP tengah memperkuat wilayah konservasi di Laut Samu yang mendapat dukungan pendanaan dari World Bank.
- Konservasi Laut
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kemendikdasmen Hadirkan Semangat Rukun Teman dalam Kreativitas Murid Lewat Pentas Pelajar 2026
-
Ada Aturan Baru 2025! KKP Ingatkan Nelayan Perbatasan: Tangkap Ikan Melewati Batas Berisiko Hukum
-
KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China: Eksportir Diminta Jaga Keamanan Pangan
-
KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
-
Tembus Pasar Ekspor, Ikan Tuna Asal Maluku Resmi Masuk Thailand
-
Pola Tulisan Tangan Ternyata Berpotensi Jadi Indikasi Awal Gangguan Kognitif pada Lansia
-
KKP Segel Budi Daya Arwana Ilegal di Pekanbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.