Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Tekanan Global Menurun Berkat Kesepakatan Dagang

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BI: Tekanan Global Menurun Berkat Kesepakatan Dagang Doc: istimewa
Ket. Perry Warjiyo Gubernur BI - Perkembangan ini mengakibatkan lebih baiknya prospek ekonomi dunia bila dibandingkan dengan proyeksi April 2025.

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa ketidakpastian perekonomian global sedikit mereda dengan adanya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok untuk menurunkan tarif impor selama 90 hari.

“Perkembangan ini mengakibatkan lebih baiknya prospek ekonomi dunia bila dibandingkan dengan proyeksi April 2025, yaitu dari sebelumnya 2,9 persen menjadi 3 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Mei 2025 di Jakarta, Rabu (21/5).

Seperti dikutip dari Antara, Perry menyampaikan pertumbuhan ekonomi AS dan Tiongkok diperkirakan lebih baik dari proyeksi April 2025 yang kemudian berdampak positif pada berbagai negara lain, termasuk Eropa, Jepang dan India.

Penurunan tarif diperkirakan juga menurunkan proyeksi inflasi AS sehingga mendorong tetap kuatnya ekspektasi penurunan Fed Funds Rate (FFR).

Sementara itu, yield US Treasury lebih tinggi dari perkiraan sejalan dengan meningkatnya risiko kesinambungan fiskal AS yang memerlukan penerbitan utang pemerintah yang lebih tinggi.

Di pasar keuangan global, pergeseran aliran modal dari AS ke negara dan aset yang dianggap aman, safe haven asset and countries masih berlanjut dan mulai diikuti dengan peningkatan aliran modal ke emerging market.

Akibatnya, indeks mata uang dollar AS terhadap negara maju (DXY) terus melemah dan juga diikuti pelemahan terhadap mata uang negara berkembang di Asia (ADXY).

Namun demikian, ke depan perkembangan negosiasi tarif impor antara AS dengan Tiongkok dan negara-negara lain masih dinamis sehingga ketidakpastian perekonomian global tetap tinggi.

“Kondisi ini memerlukan kewaspadaan serta penguatan respon dan koordinasi kebijakan untuk menjaga ketahanan eksternal, mengendalikan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri,” kata Perry.

Pelonggaran Moneter

Lebih lanjut, BI memproyeksikan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed), akan memangkas suku bunga acuannya sebanyak dua kali pada tahun 2025.

Proyeksi ini didasarkan pada meningkatnya ketidakpastian global dan potensi pelonggaran moneter guna menjaga stabilitas ekonomi AS. Sebagaimana diketahui, suku bunga acuan The Fed saat ini tertahan di kisaran 4,25-4,50 persen.

“Kalau sebelumnya karena ada ketakutan resesi lebih awal, kami perkirakan Fed Fund Rate (FFR) akan turun dua kali, yaitu di sekitar bulan September sekali, dan di bulan Desember,” kata Perry

Selain itu, kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi juga mendorong pergeseran aliran modal dari aset-aset aman ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.