Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu dengan NF1 Berpeluang Hamil Lewat Program Bayi Tabung

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu dengan NF1 Berpeluang Hamil Lewat Program Bayi Tabung Doc: Antara
Ket. Dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak FKUI RSCM Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif (di bawah kedua dari kiri) bersama penyintas neurofibromatosis tipe 1 dalam Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia.

Jakarta - Dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak FKUI RSCM Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif mengatakan ibu yang sudah terindikasi Neurofibromatosis tipe 1 (NF1) bisa melahirkan anak tanpa NF1 dengan melakukan bayi tabung pembuahan di luar rahim.

“Kalau mau punya anak yang tidak berpenyakit sama dengan mamanya kita lakukan dengan bayi tabung. Nah nanti dipilih yang bagus, nanti anak yang dilahirkan yang tidak berpenyakit seperti itu,” kata Damayanti dalam diskusi Neurofibromatosis tipe 1 di Jakarta, Rabu (21/5).

Damayanti mengatakan, ibu yang memiliki penyakit NF1, 50 persen kemungkinan melahirkan anak dengan NF1 juga. Namun sebanyak 50 persen kasus merupakan kasus baru yang bukan dari keturunan orang tua.

Orang tua dengan NF1 yang ingin melahirkan anak normal tanpa NF1 bisa melakukan preimplantation genetic diagnostic untuk memeriksa gen dengan teknologi bayi tabung. Metode ini dilakukan dengan melakukan pembuahan sperma ke sel telur di luar rahim, dan dianalisa apakah embrio yang berkembang memiliki gen yang salah atau tidak.

Jika embrio sehat baru bisa dimasukkan ke rahim ibu agar nantinya lahir bayi normal dan sehat tanpa NF1.

Damayanti mengatakan skrining genetik juga bisa dilakukan dengan pemeriksaan Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT) yang bertujuan untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin dengan menggunakan sampel darah ibu hamil. Namun kecocokan hasil pemeriksaan mungkin tidak sedetail seperti pemeriksaan sindrom Down, Edwards, dan Patau.

“Jadi kita mesti memeriksa pertama ibunya bagaimana, gejalanya berat atau tidak, penting sekali buat ibu-ibu yang tahu penurunan penyakitnya seperti apa,” katanya.

Anak yang lahir dengan NF1 tidak bisa dihindari dan pada orang tua normal yang melahirkan anak dengan NF1 sampai saat ini juga belum bisa diketahui penyebab pastinya.???????

Neurofibromatosis tipe 1 merupakan penyakit langka dengan jumlah penderita di seluruh dunia ada kurang lebih 3.500 kelahiran hidup, dengan insidensi sekitar satu dari 2.000-5.000 individu terdiagnosis di seluruh dunia.

Saat ini ada kurang lebih 150 orang di seluruh Indonesia dan tergabung dalam Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia untuk saling memberikan edukasi dan sosialisasi terkait NF1 dengan para ahli.

Sementara menurut data prevalensi neurofibromatosis tipe 1 Indonesia kurang lebih ada 80.000 penyandang NF1 yang masih belum mendapatkan akses ke pelayanan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.