Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Mencari Ibu-Anak yang Hanyut Terseret Arus Banjir di Tulungagung

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Mencari Ibu-Anak yang Hanyut Terseret Arus Banjir di Tulungagung Doc: ANTARA
Ket. Petugas melakukan pencarian korban hanyut secara visual dari tepi Sungai Sumberbedok, Pagerwojo, Tulungagung, Jatim, Senin (19/5/2025).

TULUNGAGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Jawa Timur menyatakan tim SAR gabungan tengah mencari ibu dan anak yang dilaporkan hanyut terseret arus banjir saat melintasi Sungai Sumberbedok, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Senin (19/5) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Robinson Pasaroan Nadeak, Selasa (20/5), mengatakan pencarian saat ini dilakukan tim SAR gabungan dengan menyisir aliran sungai, mulai dari titik lokasi dimana korban diketahui terseret arus.

"Sedang kami upayakan dengan menyebar personel dibantu warga untuk menyusuri jalur sungai," kata Robinson.

Korban dilaporkan hanyut sekitar pukul 20.10 WIB. Insiden terjadi saat korban yang diidentifikasi bernama Eti Puspita Sari (38) dan Era (7), melintasi sungai di Dusun Sumberbedok Desa Samar, tak jauh dari rumah keduanya.

Eti dalam perjalanan pulang usai menjemput Era dari sekolah.Naas, saat berupaya melintasi sungai itu, tiba-tiba banjir datang dan menyeret keduanya.

Robinson menambahkan, tim Pusdalops BPBD telah melaksanakan pemantauan wilayah rawan bencana melalui berbagai media komunikasi serta melakukan asesmen langsung di lokasi kejadian.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk lebih waspada. Jangan memaksakan melintasi sungai atau aliran air saat hujan turun, karena kondisi bisa berubah sangat cepat," ujarnya.

BPBD Tulungagung mengaktifkan WA Center di nomor 0851-8668-0700 untuk masyarakat yang ingin melaporkan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.