Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengerukan Kali Cakung Sepanjang 8 Km untuk Atasi Banjir di Jakut

📅 Senin, 19 Mei 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Pengerukan Kali Cakung Sepanjang 8 Km untuk Atasi Banjir di Jakut Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Kali Cakung, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (19/5).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa pengerukan Kali Cakung sepanjang delapan kilometer (km) dilakukan untuk mengatasi banjir Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Panjangnya delapan km, terbagi 11 segmen. Untuk itu pengerukan dimulai dan harapannya tahun 2027 bisa diselesaikan,” kata Pramono di Kali Cakung, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin.

Menurut dia, banjir di Kelapa Gading kerap terjadi saat hujan dengan ketinggian air mencapai 30-40 centimeter (cm). Kondisi tersebut disebabkan oleh sedimentasi di Kali Cakung Lama yang sudah lama tidak dikeruk.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersungguh-sungguh untuk mengerjakan persoalan yang menjadi keluhan masyarakat di sekitar Kelapa Gading itu.

Selain pengerukan, di ujung proyek ini juga akan dibangun Pompa Bulak Cabai untuk memastikan air dapat terkelola dengan baik dan mengurangi risiko banjir di wilayah Kelapa Gading.

"Mudah-mudahan kalau ini tertangani dengan baik maka persoalan banjir yang ada di daerah Kelapa Gading ini bisa tertangani," ujar Pramono.

Dalam pengerjaan proyek tersebut, Pramono menegaskan tidak akan ada penggusuran warga.

Pramono mengatakan, pendekatannya yang dilakukan kepada masyarakat secara personal. Dia pun bersyukur masyarakat bisa menerima program ini dengan baik.

Pramono mengatakan nantinya hasil pengerukan sedimen dari Kali Cakung akan diangkut ke Ancol. "Maka dari itu, di setiap pengerukan, akan ada mobil-mobil yang membawa hasil pengerukan ke Ancol," katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Ika Agustin menjelaskan bahwa pengerukan Kali Cakung dibagi dalam 12 Segmen.

Pada Segmen 1 hingga 10, pengerjaan akan menggunakan lebar sungai yang sudah ada (existing). "Segmen 11 dan nanti ada tambahan Segmen 12 di segmen Jalan Bakti yang lebarnya kurang lebih 2 meter," katanya.

Ika memaparkan, sosialisasi terkait pembebasan lahan tersebut sudah dilakukan minggu lalu. Prosesnya akan mengikuti aturan yang berlaku untuk memastikan warga terdampak mendapatkan kompensasi yang layak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.