Bapanas Gercep Persiapkan Serapan Panen Raya Jagung di Sejumlah Sentra

Senin, 19 Mei 2025, 13:28 WIB

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) terus melakukan persiapan serapan panen jagung yang akan berlangsung pada beberapa bulan ke depan terutama di sejumlah sentra seperti Gorontalo, Bima, Dompu dan Sumbawa.

Persiapan yang dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan rapat koordinasi harian maupun mingguan untuk mengurai jalanya keluar masuk truk pengangkut ribuan ton jagung yang masuk ke pabrik-pabrik penyimpan maupun pengolahanan yang terpadu.

Ket. Foto: Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) terus melakukan persiapan serapan panen jagung yang akan berlangsung pada beberapa bulan ke depan terutama di sejumlah sentra seperti Gorontalo, Bima, Dompu dan Sumbawa — Sumber: istimewa

“Rapat koordinasi persiapan penyerapan jagung sudah dilaksanakan karena dalam 2 bulan ke depan akan ada panen jagung di sentra produksi seperti Gorontalo, Bima, Dompu dan beberapa tempat di Sumbawa,” kata Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi dalam rapat koordinasi pengendali inflasi Kemendagri, Senin (19/5)

Biasanya, kata Arief, puluhan truk pengangkut jagung akan masuk melalui pintu-pintu antrean panjang sehingga menyebabkan waktu proses distribusi yang cukup lama. 

“Pada saat nanti panen raya biasanya antri truk sampe puluhan untuk masuk ke gudang-gudang penyerapan sehingga ini menjadi konsen kita tentunya bersama pemerintah di NTB,” katanya.

Sebagai gambaran, kata Arief, penyerapan jagung pemerintah sampai saat ini baru 3 persen, di mana perlu didorong dan disupport oleh semua pihak terutama para kepala daerah yang memiliki sentra produksi jagung terbesar nasional.

“Saya kira ini memang perlu didorong karena hari ini gudang Bulog penuh dengan beras 3,75 juta ton, bahkan sudah diupayakan gudang lainya. Jadi mau tidak mau harus kita siapkan gudang untuk jagung,” jelasnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan capaian swasembada beras dan jagung sebagai komoditas strategis nasional yang menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Alhamdulliah, Presiden mengatakan produksi beras dan jagung RI menyentuh angka tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia berdiri.

"Dengan waktu yang singkat kita buktikan, kita sudah ke arah swasembada pangan di luar dugaan kita. Produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia," jelas Presiden beberapa waktu lalu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.