Kota Semarang dan Kota Nanjing Perluas Kerja Sama Sister City di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Minggu, 18 Mei 2025, 18:30 WIB

SEMARANG – Upaya memperkuat hubungan bilateral antara Kota Semarang dan Kota Nanjing, Tiongkok, kembali mendapat momentum penting. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menerima kunjungan resmi delegasi Pemerintah Kota (Pemkot) Nanjing yang dipimpin Wakil Wali Kota Eksekutif, Ms. Huo Huiping, akhir pekan kemarin.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu membahas pengembangan kerja sama strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan.

Ket. Foto: Wali Kota Semarang, Agustin Wilujeng Pramestuti Semarang menerima kunjungan resmi delegasi Pemkot Nanjing dipimpin Wakil Wali Kota Eksekutif, Ms. Huo Huiping, akhir pekan kemarin. — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Kunjungan ini menjadi kelanjutan dari hubungan sister city yang telah terjalin sejak penandatanganan Letter of Intent pada 2016, dan diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama kota bersaudara dua tahun kemudian.

Wali Kota Semarang, Agustin Wilujeng Pramestuti, menggarisbawahi pentingnya kerja sama ini sebagai langkah konkret untuk membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin hubungan ini tidak berhenti pada seremoni, tapi diwujudkan dalam program-program nyata, seperti pertukaran pelajar, kolaborasi kampus, hingga kerja sama di sektor ketenagakerjaan. Nanjing, sebagai kota bersejarah dengan pengalaman panjang dalam pembangunan berkelanjutan, adalah mitra ideal bagi Semarang,” ujarnya.

Menurut Agustin, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas pembangunan Kota Semarang saat ini. Oleh karena itu, potensi kerja sama yang lebih luas dengan Nanjing sangat penting dalam mewujudkan target pembangunan manusia yang inklusif dan berdaya saing.

Selain kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan, Agustin juga mengungkapkan ketertarikan Semarang untuk belajar dari Nanjing dalam hal tata kelola kota hijau.

Ia menyebut Nanjing sebagai contoh sukses kota yang berhasil menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan indeks kebahagiaan warganya.

“Kami ingin menjadikan Semarang sebagai kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tapi juga ramah lingkungan dan membahagiakan warganya. Dalam hal ini, Nanjing adalah role model yang sangat relevan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Agustin juga meminta dukungan dari pihak Pemerintah Kota Nanjing agar Semarang mendapat dukungan dalam forum City Alliance Maritime Silk Road (CAMSR), sebuah jaringan kota maritim dunia yang mengedepankan pelestarian sejarah dan budaya maritim.

Tinjau Warisan Sejarah

Rombongan Nanjing yang hadir dalam pertemuan tersebut mencakup pejabat tingkat tinggi, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal Pemerintah Kota, pejabat Kantor Urusan Luar Negeri, serta Direktur Jenderal Pengawasan Aset Milik Negara.

Ms. Huo Huiping menyambut baik semangat kerja sama yang ditunjukkan Kota Semarang dan menyatakan kesiapannya untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang, termasuk budaya, pendidikan, pariwisata, dan transportasi.

“Kami melihat Semarang sebagai kota yang tidak hanya memiliki potensi ekonomi, tetapi juga kekayaan sejarah yang luar biasa. Kami berharap hubungan kedua kota akan terus berkembang dalam semangat saling belajar dan berbagi,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 2023, kedua kota telah menandatangani kerja sama dalam promosi seni, budaya, dan pariwisata. Dalam kunjungannya kali ini, delegasi Nanjing juga menyempatkan diri mengunjungi situs-situs bersejarah di Semarang, seperti Kelenteng Sam Poo Kong—simbol kuat hubungan historis antara Semarang dan Nanjing, yang menjadi titik pelayaran penting Laksamana Cheng Ho pada abad ke-15.

Menutup pertemuan, Wali Kota Agustin menyampaikan rencana kunjungan balasan ke Nanjing tahun depan sebagai bagian dari penguatan hubungan sister city yang diharapkan terus berkembang menjadi kerja sama nyata yang berdampak langsung bagi warga kedua kota.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.