Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prof. Ratna: Kampus Harus Jadi Pusat Kewirausahaan Mahasiswa

3 Sabtu, 17 Mei 2025, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prof. Ratna: Kampus Harus Jadi Pusat Kewirausahaan Mahasiswa Prof. Ratna: Kampus Harus Jadi Pusat Kewirausahaan Mahasiswa Doc: Antara
Ket. Guru Besar Tetap di bidang Ilmu Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Ratna Wardhani SE.Ak. MSi. menjadi salah satu kandidat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Jakarta - Salah satu kandidat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Prof Dr Ratna Wardhani menyebutkan bahwa, selain meningkatkan kolaborasi dengan kalangan industri, kampus juga harus bisa berfungsi sebagai pusat pengembangan kewirausahaan atau entrepreneurship hub.

"Langkah strategis ini penting untuk memastikan kampus selain sebagai sumber keilmuan bagi pengambilan kebijakan ekonomi nasional, juga secara praktis memberi sumbangan nyata pada dunia bisnis dan kewirausahaan," ujar Prof Ratna dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Konsep kampus sebagai entrepreneurship hub berarti bahwa institusi pendidikan tinggi, seperti universitas atau perguruan tinggi, mengambil peran aktif dalam mendorong, memfasilitasi, dan mengembangkan semangat serta kegiatan kewirausahaan di kalangan mahasiswa, dosen, alumni, dan bahkan masyarakat sekitar.

Lebih dari sekadar menyediakan mata kuliah kewirausahaan, kampus bertransformasi menjadi sebuah ekosistem yang mendukung lahirnya startup dan inovasi.

Gagasan yang disampaikan Prof Ratna dalam Paparan Publik Calon Dekan FEUI 2025-2029 di Kampus FEB UI Depok itu adalah salah satu dari 10 gagasan strategis dirinya untuk pengembangan FEB UI yang relevan dengan perkembangan ekonomi dan bisnis nasional serta tren pendidikan tinggi global.

Di sisi akademis, untuk terus menjaga dan meningkatkan posisi FEB UI dan Universitas Indonesia sebagai kampus yang memiliki integritas akademik kuat, Prof Ratna menawarkan penguatan ekosistem riset termasuk peningkatan kerja sama internasional dengan lembaga pendidikan tinggi terkemuka dunia.

Di sisi lain, untuk mewujudkan penguatan sisi keuangan kampus, Prof Ratna menawarkan gagasan pembentukan dana abadi berbasis program dimana seluruh pemangku kepentingan secara jelas dapat mengetahui visi dan realisasi dibentuknya dana abadi.

"Kampus-kampus besar dunia dengan memanfaatkan jejaring alumni dan hubungan dengan pemangku kepentingan industri dan bisnis, mampu membentuk dana abadi untuk menunjang kegiatan akademis," kata Guru Besar UI Bidang Ilmu Akuntansi itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Harry Kane Rela Tukar Ballo...
Ekonomi
Banjir Rendam Lahan Bawang ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.