Tiket Liga Champions dan Ancaman Degradasi Jadi Penentu di Pekan Terakhir Ligue 1

Jumat, 16 Mei 2025, 14:00 WIB

PARIS – Paris Saint-Germain boleh bersiap menatap final Liga Champions akhir bulan ini, namun sorotan utama Ligue 1 akhir pekan ini tertuju pada perebutan tiket Eropa terakhir dan drama degradasi yang melibatkan empat klub.

PSG telah memastikan gelar Ligue 1 keempat secara beruntun lebih dari sebulan lalu dan akan menerima trofi usai laga kontra Auxerre, Sabtu (18/5). Setelah itu, tim asuhan Luis Enrique akan mengalihkan fokus ke final Piala Prancis melawan Reims (24 Mei) dan final Liga Champions menghadapi Inter Milan di Munich (1 Juni).

Ket. Foto: Pemain Paris Saint Germain dan Auxerre berebut bola dalam laga Ligue 1 Prancis baru-baru ini. — Sumber: AFP

Di belakang PSG, Marseille dan Monaco sudah mengamankan posisi tiga besar dan otomatis lolos ke Liga Champions musim depan. Satu tempat tersisa akan diperebutkan oleh empat tim: Nice, Lille, Strasbourg, dan Lyon.

Nice, yang pernah gagal di play-off Liga Champions pada tahun 2017, berada di posisi terbaik. Mereka menempati peringkat keempat jelang laga terakhir kontra Brest dan unggul selisih gol.

Kemenangan 1-0 saja sudah cukup bagi Nice untuk memaksa Lille menang dengan selisih enam gol, atau Strasbourg harus menang dengan delapan gol jika ingin menyalip.

“Saya lebih suka berada sedikit di atas ketimbang sedikit di bawah,” ucap pelatih Nice, Franck Haise, yang dua tahun lalu membawa Lens ke Liga Champions. “Tapi untuk itu, kami harus menang dulu.”

Jika Nice terpeleset, Lille yang musim lalu lolos ke 16 besar Liga Champions bisa mengambil alih. Mereka akan menjamu Reims, yang masih belum aman dari zona merah. Strasbourg juga punya peluang, meski kekalahan dari Angers pekan lalu mengakhiri rekor 12 laga tak terkalahkan mereka.

Lyon menjadi tim dengan peluang terkecil. Mereka harus menang melawan Angers dan berharap tiga pesaing di atasnya kalah. Jika gagal, kerugian finansial akibat absen di Liga Champions bisa sangat besar.

“Kami harus fokus ke diri sendiri dulu,” kata pelatih Lyon, Paulo Fonseca. “Kami tahu kecil kemungkinan semua tim di atas kalah. Tapi kami tetap harus bermain untuk menang.”

Sementara itu, persaingan untuk bertahan di kasta tertinggi tak kalah dramatis. Saint-Etienne masih punya peluang lolos dari degradasi langsung jika bisa mengalahkan Toulouse, selama Le Havre gagal menang.

Dua klub lainnya, Reims dan Nantes, juga belum sepenuhnya aman. Keduanya masih bisa tergelincir ke zona degradasi jika hasil buruk menghampiri.

Tim yang finis di peringkat kelima akan lolos ke Liga Europa, sementara peringkat keenam ke Liga Konferensi Eropa. Bahkan posisi ketujuh bisa cukup untuk tiket Eropa jika PSG juara Piala Prancis.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.