Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

5 Fakta Menarik tentang Perbedaan Herbal untuk Maag Akut dan Kronis

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 17:47 WIB | Oleh:
5 Fakta Menarik tentang Perbedaan Herbal untuk Maag Akut dan Kronis Doc: Istimewa

JAKARTA - Apa sih sebenarnya perbedaan herbal untuk maag akut dan kronis? Dalam dunia pengobatan alami, khususnya di Indonesia, penggunaan herbal untuk mengatasi masalah pencernaan seperti maag telah lama dipercaya. Namun, tidak semua herbal cocok digunakan untuk kondisi maag akut maupun kronis.

Berdasarkan data dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan riset dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, setiap jenis herbal memiliki karakteristik yang unik dalam menangani kedua kondisi tersebut.

Secara sederhana, maag akut muncul secara tiba-tiba dan biasanya bersifat sementara, sedangkan maag kronis terjadi dalam jangka panjang dan sering kali memerlukan pendekatan lebih kompleks. Di sinilah pentingnya mengetahui perbedaan herbal untuk mengatasi masing-masing kondisi agar pengobatan alami bisa berjalan optimal.

Dikutip dari situs pafipcbanyuwangikota.org, inilah fakta menarik tentang perbedaan herbal untuk maag akut dan kronis.

1. Karakteristik Maag Akut dan Kronis, Mengapa Herbal Harus Disesuaikan?

Memahami karakteristik maag adalah kunci memilih herbal yang tepat. Pada maag akut, iritasi lambung biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan pedas, stres, atau infeksi ringan. Sedangkan pada maag kronis, faktor seperti infeksi Helicobacter pylori, konsumsi jangka panjang obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), hingga stres berat berperan besar.

Berdasarkan laporan dari Universitas Airlangga (UNAIR), tanaman herbal yang memiliki sifat antiinflamasi ringan lebih efektif untuk maag akut, sedangkan untuk maag kronis dibutuhkan herbal yang juga bersifat antibakteri dan mampu memperbaiki jaringan lambung yang rusak.

2. Herbal untuk Maag Akut

Untuk mengatasi maag akut, herbal dengan efek menenangkan lambung sangat dianjurkan. Jahe (Zingiber officinale), misalnya, telah diteliti oleh UGM sebagai antiemetik dan antiradang alami. Kamu cukup menyeduh irisan jahe segar dengan air panas lalu diminum 2-3 kali sehari.

Lidah buaya (Aloe vera) juga menjadi pilihan populer. Studi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuktikan bahwa ekstrak lidah buaya efektif mengurangi peradangan lambung. Cukup konsumsi 1-2 sendok makan gel lidah buaya murni sebelum makan untuk membantu meredakan gejala.

3. Herbal untuk Maag Kronis

Mengatasi maag kronis memerlukan herbal dengan manfaat yang lebih kompleks. Kunyit (Curcuma longa) menonjol sebagai pilihan utama. Penelitian dari Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit mampu memperbaiki lapisan mukosa lambung yang rusak akibat maag kronis. Cara penggunaannya, kunyit diparut, diambil sarinya, lalu diminum satu kali sehari.

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) juga sering direkomendasikan. Berdasarkan riset dari IPB University, temulawak terbukti meningkatkan produksi empedu dan melindungi lambung dari peradangan kronis. Kamu bisa mengonsumsi air rebusan temulawak setiap hari untuk membantu proses pemulihan.

4. Perbedaan Kandungan Aktif Herbal untuk Maag Akut dan Kronis

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.