Sekolah Rakyat Dimulai Tahun Ini
Rabu, 14 Mei 2025, 21:15 WIBPasuruan - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan program Sekolah Rakyat akan dimulai pada tahun ini dengan memprioritaskan siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
"Sekolah rakyat ini diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem," kata Mensos dalam keterangannya saat mengunjungi Pasuruan, Jawa Timur, Rabu.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat akan menyediakan pendidikan gratis berkualitas bagi peserta didik yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pada program tersebut nantinya para siswa tidak akan melalui tes akademik demi membuka akses bagi masyarakat yang tidak mampu bersekolah.
Mensos Saifullah Yusuf akrab disapa Gus Ipul menekankan pemilihan siswa akan dimulai melalui proses verifikasi mulai dari survei, wawancara orang tua calon siswa, hingga cek kesehatan demi memastikan siswa yang diterima memenuhi syarat.
Tak hanya itu, Gus Ipul menyatakan program Sekolah Rakyat tersebut merupakan program pemerintah pusat yang berasal dari dana APBN sehingga pemerintah daerah hanya perlu menyiapkan bangunan baik bangunan yang sudah tersedia maupun bangunan baru sesuai ketentuan.
Dalam kunjungan ini, Mensos mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan yang menyediakan bangunan untuk sekolah rakyat.
"Terima kasih untuk Pemkab dan Pemkot Pasuruan yang telah menyiapkan bangunan dan lahan untuk dibangun Sekolah Rakyat," singkatnya.
Pemkab Pasuruan sendiri telah menyiapkan eks Gedung Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk untuk dijadikan Gedung Sekolah Rakyat.
Sedangkan Pemkot Pasuruan memilih gedung SDN Kandangsapi I untuk dijadikan bangunan Sekolah Rakyat.
Selain itu, Pemkot juga menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk dijadikan gedung Sekolah Rakyat untuk jenjang SD hingga SMA.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menjelaskan saat ini proses rehab eks gedung Pemkab sudah dilakukan. Nantinya akan ada tiga rombongan belajar (rombel) jenjang SMP dan tiga rombel jenjang SMA dengan kuota total sebanyak 150 orang siswa untuk dua jenjang sekolah tersebut.
"Yang berminat sudah lebih dari 500 orang. Dari jumlah itu akan diseleksi lagi hingga tersisa 150 anak yang benar-benar sesuai syarat untuk diajukan sebagai siswa Sekolah Rakyat," kata Rusdi.
- Pasuruan
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
RI Harus Perkuat Dukungan Kredit UMKM
-
11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Terbuka terhadap Kritik
-
Bupati Tulungagung Memang Kelewatan, Sepatunya Seharga Rp129 Juta
-
Angkat Seni Budaya Sunda, Kemenekraf Perkuat Melalui AKTIF Musik
-
Usai Kunjungan Trump, Tiongkok Borong 200 Pesawat Buatan AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.